Bawaslu Bekasi Sebut Petugas TPS Minim Pemahaman

Infobekasi.co.id – Badan Pengawas Pemilu Kota Bekasi menyebut penyelenggaraan pemilu di sejumlah wilayahnya karut-marut. Indikatornya berupa distribusi logistik sampai dini hari, bahkan masih banyaknya kekurangan surat suara.

“Minimnya pemahaman penyelenggara di tingkat TPS yang masih belum mumpuni,” kata Anggota Bawaslu, Kota Bekasi, Novi Ulya Hastuti, Kamis (18/4).

Hal ini sama dengan temuan Jurnalis Info Bekasi yang mendapati sedikitnya petugas di dua TPS di Rawalumbu tak bisa membedakan antara pemilih di dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) maupun Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Petugas di TPS 21 dan 19 di Rawalumbu masih berpatokan bahwa yang dapat menggunakan hak pilih mulai pukul 07.00 yang membawa formulir C6.

Padahal, sesuai ketentuan pemilih yang sudah masuk di dalam DPT tanpa membawa C6 wajib dilayani tanpa harus menunggu pukul 12.00, tapi dengan catatan menunjukkan KTP Elektronik.

“Di Jati Cempaka, kami melihat pengepakan kelengkapan logistik tidak sesuai prosedur dengan tidak dalam keadaan baik,” katanya.

Selain itu, kata dia, masih banyak logistik belum terdistribusi ke TPS meskipun waktu sudah menunjukkan pukul 00.00 WIB di hari pelaksanaan pencoblosan. “Banyak yang belum terdistribusi ke seluruh kelurahan-kelurahan se-Kota Bekasi dari gudang logistik,” kata dia. (adt)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini