Siswa SD Pekayon 3 Lesehan: Viral Dulu, Datang Bangku Kemudian

Infobekasi.co.id  – Sejak Desember 2017 enam kelas di SDN Pekayon 3, Bekasi Selatan, Kota Bekasi terpaksa belajar di lantai akibat tak ada meubelair. Pemerintah baru memberikan fasilitas itu mulai hari ini setelah viral di media sosial.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah mengatakan, meubelair yang ditempatkan di SDN Pekayon 3 merupakan hasil inventarisasi sekolah lain yang kelebihan maupun hasil penggabungan sekolah.

“Tahun ini ada pengadaan, dananya Rp 11 miliar. Prioritas ke gedung baru,” kata Inay, Senin (16/9).

Enam kelas tanpa meubelair di SDN Pekayon 3 merupakan gedung baru. Jumlah siswa yang belajar deprok mencapai 150 orang terdiri dari kelas 6A, 6B, 5B, 2A dan 2B dan 1B.

Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS, Adhika Dirgantara menyayangkan masih ada siswa belajar di lantai di Kota Bekasi. Meski demikian, pihaknya juga mengapresiasi upaya pemerintah segera merespon viralnya berita siswa SD belajar sambol lesehan.

“Apresiasi atas kepekaan pemerintah menyikapi keresahan warga lewat berita yang viral tentang sekolah lesehan,” kata Adhika usai mengunjungi SDN Pekayon 3.

Pada prinsipnya, kata dia, pihaknya bersama pemerintah dan masyarakat harus hadir untuk menyelesaikan segala masalah pendidikan di Kota Bekasi untuk Bekasi yang bebih baik.

“Kami endesak penjelasan terbuka agar hal seperti ini tidak terulang lagi (fiz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini