Perda Zakat Tak Dijalankan Baznas Kabupaten Bekasi

Infobekasi.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bekasi mendorong badan amil zakat nasional di wilayah setempat menerapkan peraturan daerah tentang pengelolaan zakat. Sebab, pengumpulan zakat yang dijalankan oleh Baznas dianggap belum maksimal.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Muhammad Nuh mengatakan Perda nomer 2 tahun 2011 tentang zakat merupakan inisiatif dari lembaga legislatif. Perda itu, kata dia, diharapkan mampu menjadi payung hukum bagi pengelolaan zakat yang dikoordinir oleh baznas.

“Namun alih-alih berjalan justru pemasukan maupun pengeluaran zakat tidak jelas,” ujar Muhammad Nuh pada Jumat (18/10).

Padahal, menurut dia, potensi zakat di Kabupaten Bekasi sangat banyak setiap tahunnya. Bahkan, ia memprediksi pengumpulan zakat dalam setahun bisa mencapai Rp 200 miliar.

“Namun sampai saat ini legislatif belum mengetahui seberapa besar pemasukan zakat yang diperoleh Baznas setiap tahunnya,” ujar dia.

Untuk itu, pihaknya mendorong agar baznas memiliki cara supaya perolehan zakat meningkat, karena jika dioptimalkan dengan baik zakat dapat mengentaskan persoalan kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan membahas belum berjalannya perda zakat yang sudah disahkan ini bersama eksekutif,” ujarnya.

Dengan begitu, kata dia, pihaknya bisa mengetahui penyebab tidak dijalankannya Perda yang telah disahkan oleh DPRD Kabupaten Bekasi.

Reporter: Muhammad Al Akhbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini