Sengketa Lahan Berujung Penyegelan Sekolah SD di Bekasi, Begini Sikap Pemerintah

Infobekasi.co.id – Sengketa lahan sempat membuat SDN Karang Rahayu 1 di Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi disegel oleh ahli waris pemilik lahan. Penyegelan pada akhir pekan lalu membuat aktivitas kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut terganggu.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengatakan, pemerintah akan segera membayar lahan seluas 1.270 meter yang sekarang berdiri gedung sekolah SDN Karang Rahayu 1. Menurut dia, pembayaran ditargetkan pada tahun depan menggunakan anggaran daerah.

“Pembayaran lahan itu butuh proses dari segi penganggaran, sehingga meminta ahli waris bersabar, dan nantinya akan dibayarkan,” kata Eka di Cikarang pada Selasa (29/10).

Ahli waris pemilik lahan Yakoeb Andrianto menggugat status lahan yang berdiri bangunan sekolah SDN Karang Rahayu 1. Hasilnya, pengadilan negeri sampai Mahkamah Agung mengabulkan gugatan tersebut, dan menetapkan status lahan milik ahli waris.

“Kami sudah berkonsultasi dengan DPRD supaya memprioritaskan anggaran pembayaran lahan itu dalam penyusunan APBD,” ucap Eka.

Eka menambahkan, selain SD Karang Rahayu 01, kabarnya ada banyak sekolah yang berdiri di atas lahan milik ahli waris. Karena itu, pemerintah akan menginventarisasi melalui dinas pendidikan setempat.

Berdasarkan pantauan wartawan Infobekasi.co.id, penyegelan dilakukan pada Sabtu lalu. Awalnya hanya dibentangkan spanduk ihwal status lahan. Kemudian pada Minggu, ahli waris menutup akses ke sekolah. Bahkan, sejumlah ruangan dipaku.

Pada Senin pagi, sejumlah siswa di sekolah tersebut terpaksa memanjat tembok untuk masuk ke dalam sekolah. Setelah ada mediasi antara pemerintah dengan ahli waris yang difasilitasi DPRD, segel dibuka pada Senin siang sekitar pukul 09.30 WIB.

Reporter: Muhammad Al Akhbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini