Limbah Pabrik Gula di Tarumajaya Diduga Cemari Lingkungan

Infobekasi.co.id – Komisi 3 DPRD Kabupaten Bekasi melakukan inspeksi mendadak ke PT. Andalan Furnindo di kawasan Marunda Center, Kecamatan Tarumajaya, Kamis (30/10). Sidak dilakukan setelah penduduk di wilayah tersebut unjuk rasa karena pencemeran lingkungan.

Anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Bekasi, Uryan Riana mengatakan, hasil sidak mendapati bahwa limbah yang dihasilkan oleh pabrik gula tersebut melebihi kapasitas daya tampung tempat penampungan sementara.

“Kapasitas penampungan limbah cair hanya 150 meter kubik, tetapi yang dihasilkan perusahaan 180 meter kubik,” kata Uryan di lokasi sidak, Kamis (31/10).

Sehingga sisa limbah mengalir ke saluran lingkungan penduduk di sana. Akibatnya penduduk di tiga desa antara lain Desa Segara Makmur, Pantai Makmur dan Segara Jaya terdampak pencemaran berupa bau busuk dari limbah cair yang dihasilkan dari memproduksi gula tersebut.

Usai sidak, Uryan mendorong perusahaan melakukan perbaikan supaya persoalan limbah tidak lagi bersinggungan dengan masyarakat. Jika tak ada perbaikan, pihaknya mengancam akan mengeluarkan rekomendasi kepada pemerintah supaya pabrik ditutup.

Infobekasi.co.id berupaya meminta konfirmasi kepada perusahaan. Tapi, perwakilan perusahaan yang menemani sidak Komisi 3 DPRD Kabupaten Bekasi enggan memberikan keterangan kepada wartawan.

Reporter: Muhammad Al Akbar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini