Wali Kota Minta Guru Viral Pukul Siswa Terlambat Sekolah Tak Mengajar di Bekasi

Infobekasi – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meminta Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil memutasi guru Idianto yang viral karena memukul siswa di SMA Negeri 12 tak lagi mengajar di Kota Bekasi. Guru itu memukul anak didiknya karena terlambat masuk sekolah.

“Benar (mengirim surat rekomendasi ke Gubernur Jawa Barat,” kata Rahmar Effendi di Bekasi pada Kamis malam (27/2).

Ia mengatakan, pertimbangan merekomendasikan supaya guru Idi tak mengajar karena hasil audit dari lembaga inspektorat di Pemerintah Kota Bekasi.

“Kalau saya salah, perlakuan dia bukan seorang pendidik, apapun alasannya. Kan saya lihat betul vidio itu,” kata Rahmat Effendi.

Sebelumnya, guru Idi memberikan keterangan soal dia melakukan pemukulan.

“Sebagai pendidik saya masih hutang dalam hal membangun karakter peserta didik, mungkin tidak semua dari 18 karakter bangsa Indonesia,” kata Idi ketika dihubungi Senin (17/2).

Ia menganggap bahwa kejadian pemukulan pada Selasa pekan lalu, adalah sebuah kecelakaan dalam menjalankan tugas. Beragam respon publik setelah videonya viral. Namun, siswanya memiliki sikap sendiri.

“Publik bisa lihat bagaimana anak-anak merespon isu-isu yang berseleweran dengan menggelar demo spontan di sekolah Kamis lalu,” katanya. (fiz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini