Ahmad Syaikhu Beri Catatan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Infobekasi.co.id – Anggota Komisi V DPR RI, Ahmad Syaikhu mengatakan, penghentian sementara pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat merupakan langkah tepat untuk mengevaluasi proyek tersebut.

“Saya sudah memberikan beberapa catatan kepada Kementerian Perhubungan. Untuk kereta cepat itu harus dilakukan evaluasi terhadap AMDAL-nya,” kata Ahmad Syaikhu di Bekasi, Rabu (11/3).

Sebabnya, kata dia, dampak yang ditimbulkan selama pembangunan proyek oleh PT Kereta Cepat Indonesia-Cina tersebut menimbulkan banjir. Selain di ruas jalan tol, kata dia, beberapa permukiman warga di Bekasi, Karawang juga terkena imbasnya.

“Penghentian pembangunan proyek kereta cepat ini sebagai ajang evaluasi dari berbagai proses yang berdampak,” kata dia.

Selain banjir, ia menyebut di Kabupaten Purwakarta banyak rumah yang retak. “Mereka tidak menikmati kereta cepat, tapi dampaknya langsung pada rumah-rumah mereka yang terganggu,” ucap dia.

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menghentikan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung sejak 2 Maret lalu. Proyek itu ditengarai menyebabkan beberapa titik banjir di ruas jalan tol dan permukiman.

Misalnya di kilometer 14, Bekasi Timur, warga di pinggir jalan tol melakukan aksi demonstrasi ke lokasi proyek sehari setelah banjir besar pada 25 Februari lalu. Warga di Perumahan Bumi Bekasi Baru Utara Rawalumbu meminta pelaksana proyek memperhatikan saluran air di pinggir jalan tol. (fiz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini