Viral Warga di Cikarang Menolak SOP Pemakaman Jenazah

Infobekasi.co.id – Terjadi kericuhan menjelang proses pemakaman jenazah dengan protokol kesehatan Covid-19 di TPU Tanjung Sari, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi pada Sabtu (8/8). Sebab, warga yang ingin turut menguburkan jenazah menolak pemakaman menggunakan SOP Covid-19.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan memastikan yang ditolak adalah SOP pemakaman jenazah, bukan jenazahnya. Adapun jenazah yang akan dimakamkan berstatus suscpek Covid-19.

“(yang ditolak) SOP jenazahnya,” kata Hendra ketika dikonfirmasi terkait insiden itu, Minggu (9/8).

Polisi segera turun tangan untuk menenangkan warga dan memberikan penjelasan perihal model pemakaman berdasarkan rekomendasi dari rumah sakit. Hasilnya, pemakaman tetap dijalankan menggunakan protokol kesehatan dengan pengawalan petugas kepolisian di TPU yang sama.

“Iya (tetap dimakamkan dengan SOP Covid-19),” kata Hendra.

Penolakan pemakaman dengan SOP Covid-19 ini bermula ada orang yang siap bertanggung jawab atas pemakaman tersebut. Karena itu, pihak rumah sakit membatalkan permohonan pengawalan kepada polisi. Tapi, sampai di lokasi orang yang menyatakan bertanggung jawab dinilai tidak menepati janjinya.

Dalam rekaman video yang beredar, beberapa orang tampak mengintimidasi petugas yang memakai hazmat atau alat pelindung diri lengkap. Terdengar suara permintaan petugas membuka pakaian hazmat dan meminta jenazah supaya disalatkan di musala tak jauh dari TPU. (fiz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini