Infobekasi.co.id – Warga Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, meminta kejelasan jalur alternatif dari dan menuju jembatan dua di atas Tol Jakarta-Cikampek. Sebelumnya jembatan yang menjadi akses ke Kalimalang ini akan ditutup permanen karena proyek depo LRT yang dikembangkan oleh PT Adhi Karya.
Namun, belakangan pihak LRT mengalah, jembatan dua di atas jalan tol tetap dioperasikan atau dibuka. Tapi, jalur lama yang menunu ke jembatan Kalimalang ditutup permanen mulai Oktober mendatang. Sebagai gantinya, LRT menjanjikan dibuat jalur alternatif.
“Kami minta ada peninjauan lokasi. Biar warga tahu mana jalan alternatif sebagai penggantinya,” ujar H Raban Lentera, tokoh masyarakat RW 07 Kelurahan Jatimulya, Tambun Selatan, saat musyawarah dengan Muspika dan pihak LRT di kantor Kelurahan Jatimulya, kemarin.
Warga lain Masta Suganda, menuturkan, kalau nanti jalan jadi dialihkan sebaiknya seperti semula dapat dilakukan kendaraan roda dua dan empat.
Dalam rapat yang dihadiri Camat Tambun Selatan, Junaefi, Kapolsek Tambun AKP Gana Yudha, Danramil Mayor Acep, Lurah Jatimulya Charles Mardianus itu, Pihak PT Adhi Karya, selaku investor proyek pembangunan Depo LRT di Kelurahan jatimulya, Tambun Selatan, berencana membuat jalan alternatif sebagai pengganti ditutupnya akses ke jembatan Dua yang menghubungkan wilayah RW 07 dan 08.
“Kami akan membuat jalan alternatif di sekitar depo LRT,” ujar Ghazali, penanggungjawab proyek LRT Adhi Karya. Menurutnaya, dari Kalimalang menuju ke Jembatan Dua itu dalam perencanaan konstruksi menjadi jalan manuver saat kereta masuk depo, “Jadi tidak bisa dipindahkan lagi,” jelasnya.
Dia juga menegaskan penutupan akses ke Jembatan II dilakukan awal Oktober 2020 setelah jalan alternatif jadi. Nantinya sebelum masuk ke jembatan warga dari arah selatan jalan tol membelok ke kanan dan melintas di sekitar depo.
Sementara itu Charles Mardianus, Lurah Jatimulya,mengatakan pihaknya meminta proyek LRT tidak mengganggu warga dan ada saling menguntungkan, terutama soal pekerja dan jalan alternatif sebagai pengganti jembatan yang ditutup, “Sebagai lurah, kami berharap proyek ini menguntungkan semua pihak dan tidak ada yang dirugikan,” katanya.
Reporter: Saban








































