Perda ‘Covid 19’ Disahkan di Kota Bekasi, Berikut Sanksi Pelanggarannya

Infobekasi.co.id – Pemerintah Kota Bekasi bersama DPRD Kota Bekasi mengesahkan Peraturan Daerah tentang Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB) masyarakat produktif dalam penanganan wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dalam rapat paripurna pada Rabu lalu.

Ketua DPRD Kota Bekasi Chairoman Juwono Putro mengatakan Perda ATHB yang ditetapkan oleh Kota Bekasi diantaranya merupakan dasar hukum yang dibuat untuk masyarakat agar mentaati setiap protokol kesehatan terhadap percepatan penanganan pandemi Covid-19.

“Perda ini tidak ada maksud lain kecuali untuk mendorong warga mempercepat kesadaran mereka untuk mematuhi protokol kesehatan,” ucap dia pada Kamis (24/12).

Dia menuturkan adapun point penting yang diterapkan oleh Perda ATHB sendiri tentunya masih berpacu pada program pemerintah pusat seperti penerapan 3M.

“Sederhana sekali (mematuhi prokes), 3M (memalai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) ini perlu di galakan karena kita tidak tahu kapan covid ini berakhir,” jelas Choiroman.

Sehingga isi point pokok dalam perda tersebut, mencantumkan bagi ketentuan pidana atau sanksi bagi pelanggar melalui Pasal 51. Kemudian dari sanksi yang melanggar Perda akan dikenakan denda bervariasi dimulai dari Rp 100 ribu sampai paling besar Rp 50 juta.

Sementara kisaran besar denda tersebut nantinya akan disesuaikan melalui objek hukum, misalnya untuk denda Rp100 ribu dikenakan untuk pelanggar perorangan yang melanggar prokol kesehatan.

Sedangkan denda paling besar yakni, Rp 50 juta dikenakan kepada objek hukum seperti, penanggung jawab hotel atau tempat usaha sejenis yang di dalam pengoperasionalannya melanggar protokol kesehatan.

Kontributor: Denny Arya Putra

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini