Cerita 17 Menit Sebelum Andika Tewas Dibegal di Teluk Pucung

Infobekasi.co.id – Andika Putra Prananda (16), tewas setelah dianiaya kawanan begal di Jalan Perjunagan, Kelurahan Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi pada Senin (21/12) dini hari. Polisi telah menangkap tujuh tersangka dalam perkara ini.

Orang tua korban, Putri Safitri (34) menuturkan, 17 menit sebelum ditemukan tewas tergeletak di jalan, anaknya mengabarkan akan segera pulang.

“Iya bun dikit lagi nih pulang bun,” tutur Andika melalui pesan suara WhatsApp kepada ibunya.

Andika meninggalkan rumah pada Minggu malam sekitar jam 18.30 WIB. Dia pamit untuk berkunjung ke rumah kawannya di Tambun, Kabupaten Bekasi. Andika mengendarai sepeda motor Honda Scoopy.

Karena sudah tengah malam belum pulang, Putri mencoba menghubungi anaknya supaya segera pulang. Andika merespon segera pulang. Rupanya, itu menjadi komunikasi terakhir. Sampai pagi, ia tak mengetahui keberadaan anaknya.

Pada Senin siang aktu siang, Putri mendapatkan informasi melalui telepon dari pihak kepolisian yang ingin mengembalikan ponsel milik sang anak yang ditemukan tewas bersimbah darah.

Andika dibegal ketika melintas di Jalan Perjuangan sekitar pukul 01.14. Detik-detik aksi pembegalan oleh kelompok Akatsuki 2018 ini terekam CCTV.

Petugas gabungan menangkap kawanan begal yang menewaskan korbannya di Jalan Perjuangan, Bekasi Utara, Kota Bekasi. Tersangka yang dibekuk berjumlah tujuh orang.

Ketujuh tersangka antara lain Nur Fajar alias Belo (25), AMM (17), AWS (17), M Alfrans (18), M. Nurfadilah (25), IDP (17) dan Akmal (18). Semua tersangka merupakan warga Bekasi Utara, Babelan dan Tambun Utara.

Kanit Reskrim Polsek Bekasi Utara Iptu Sumarjono mengatakan, para tersangka dijerat dengan pasal 365 ayat 4 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Ancamannya hukuman pidana mati, seumur hidup dan paling lama 20 tahun penjara.

Kontributor: Denny Arya Putra

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini