Omset Anjlok, Puluhan Warteg di Bekasi Gulung Tikar

Infobekasi.co.id – Ada sekitar 20 pengusaha warung tegal (Warteg) yang tergabung dalam Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara) Bekasi Raya tutup, karena pelanggan sepi dan kesulitan modal serta tidak mampu membayar sewa tempat.

“Jumlah anggota Kowantara se-Bekasi Raya ada seratus lebih dan sekitar 20 persennya kini tidak berdagang lagi,” kata Tafsir Qosim, Kordinator Kowantara Bekasi Raya, kepada Infobekasi.co.id. Dia menyebutkan penyebab utamanya karena pandemi Covid-19.

Jumlah itu belum termasuk pemilik Warteg yang tidak tergabung ke organisasi manapun dan juga termasuk warung sunda (warsun) yang dikelola oleh etnis Jawa Barat yang banyak tersebar di Kota dan Kabupaten Bekasi.

Menurut Tafsir, saat ini pendapatan pengusaha Warteg menurun drastis karena pemerintah melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kemudian Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Selama dua aturan tersebut diberlakukan, banyak warga tidak lagi mampir ke Warteg, mereka lebih memilih membeli melalui online atau masak di rumah karena takut ke luar, “Jadi masalah pandemi ini yang menyebabkan beberapa anggota kami ‘terjun bebas’,” tandas Tafsir, yang kini usahanya tersisa tiga tempat.

Ketika disinggung, persaingan dengan warung makan Padang yang mempromosikan Serba Rp 10.000 atau Serba Rp 12.000, Tafsir mengatakan tidak terganggu, “ Mereka punya konsumen tersendiri, kami pun punya konsumen sendiri,” tandasnya.

Secara siklus penyebab warteg tutup, Tafsir Qosim menyebutkan kalau pelanggan warteg adalah buruh pabrik, karyawan bawahan, tukang ojek dan kuli bangunan. Kini para pelanggan setia itu banyak yang terkena PHK dampak Pandemi Covid-19 dan berimbas pada anggota Kowantara.

Pendapatan turun, padahal harga sewa tempat tinggi, maka tutuplah usaha mereka. Ada yang balik ke kampung halalaman dan ada juga berharap dari pemerintah bantuan langsung tunai, namun mereka terkendala dengan identitas diri, karena ber-KTP daerah.

Reporter: Saban Jr

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini