Tilang Elektronik di Cikarang, Begini Alurnya Kendaraan Belum Balik Nama

Infobekasi.co.id – Tilang elektronik di Cikarang sekarang sedang disosialisasikan kepada masyarakat. Termasuk memberikan pelatihan kepada operator tilang dengan sistem Elctronic Traffic Law Enforcement (E-TLE).

Kanit 4 Subdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Dit Lantas, Polda Metro Jaya AKP Robby Hefados mengimbau supaya masyatakat yang baru membeli kendaraan bekas segera mengurus dokumen balik nama.

“Perlu diingat surat pelanggaran ETLE akan dikenakan dan dikirim melalui pos, atas nama pemilik yang tertera pada STNK dan BPKB kendaraan,” ujarnya, saat sosialiasi di Mapolres Metro Bekasi, Selasa (30/3).

Pasalnya, rekaman kamera fokus pada nomor polisi. Nomor ini berhubungan dengan dokumen surat-surat kendaraan di catatan kepolisian. CCTV, kata dia, berbasis automatic number plate recognition (ANPR).

“Jika plat STNK dan BPKB belum dibalik nama, konfirmasi akan sampai ke pemilik lama. Pemrosesan pemilik kendaraan akan langsung dikirimi surat tilang, sesuai alamat di STNK dan BPKB,” bebernya.

Teknis ETLE ini, kata dia, akan mengirim konfirmasi berupa data pemilik kendaraan yang ada. Kalau misalnya ada pemilik kendaraan maka akan sampai ke alamat yang sesuai.

Kalaupun sudah dijual, dipastikan bisa ketahuan siapa pembeli kendaraan. Dan akan diketahui siapa pemilik barunya. Pemilik lama akan memberikan Informasi di dalam web. Pemilik lama akan mengkonfirmasi nama dan alamat, juga nomor kontak.

“Maka kewajiban pemilik lama sudah selesai. Setelah itu, dari data baru akan dikonfirmasi dan menjadi tugas operator posko gakum (Penegakan Hukum) untuk menghubungi pemilik baru. Itu yang nanti akan dikonfirmasi dan dimintai keterangan. Berdasarkan dengan bukti foto dan video yang diperoleh. Jadi yang ditilang itu bukan pemilik lama. Melainkan pemilik baru,” bebernya. (fiz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini