Infobekasi.co.id – Kapolsek Bekasi Kota Komisaris Armayni menceritakan terkait proses penangkapan terhadap LA (30) yang merupakan pelaku pembuangan jasad bayi di kebun kosong Jalan Bintara 9 Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat.
Armayni mengatakan proses penangkapan LA terjadi ketika pihak kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai adanya penemuan sesosok jasad mayat bayi di dalam sebuah kantong plastik.
“Kami mendapatkan laporan dari masyarakat ada temuan plastik mencurigakan, setelah dibuka rupanya memang ada sebuah jasad bayi laki-laki dalam keadaan yang sudah meninggal dunia,” ujar dia kepada wartawan, Rabu (14/07).
Ia melanjutkan kemudian jasad bayi laki-laki ini rupanya juga sudah dalam keadaan yang sudah berbau busuk, Sehingga dari adanya hal itu pihaknya membawa jasad bayi ke RS Polri untuk dilakukan otopsi.
“Dengan berdasarkan hasil keterangan otopsi dari RS Polri, jasad bayi itu sudah meninggal lebih dari 24 jam,” ungkapnya.
Armayni menjelaskan sesaat pihaknya sudah membawa jasad bayi tersebut ke RS Polri, Tim Polsek Bekasi Kota yang masih di lokasi kejadian mendapatkan sebuah rekaman kamera CCTV dari salah satu sekolah di sana yang memang berdekatan langsung dari lokasi kejadian.
“Berdasarkan rekaman itu, dilakukan pelacakan ternyata ada dua orang naik mobil. Kami mengecek nomor polisinya dan setelah dicek mobil itu rupanya adalah mobil rental. Oleh sebab itu kami koordinasi dengan pihak RT/RW setempat, siapa yang habis naik mobil travel,” ungkapnya.
Akhrinya mobil kembali ke lokasi kejadian dan benar saja ternyata yang terekam melalui kamera CCTV adalah kedua orang yang berada di dalam mobil.
“Sehingga kami mengamankan sopir dan seorang perempuan yang membuang kantong plastik ke Mapolsek Bekasi Kota,” imbuhnya.
Ia menuturkan, kemudian setelah dibawa ke Mapolsek Bekasi Kota, Polisi melakukan proses interogasi terhadap kedua belah pihak baik sang supir dan seorang perempuan tadi.
“Ketika kami interogasi, awalnya pelaku enggak ngaku, kemudian kami periksa tubuhnya, lalu ditemukan tanda-tanda habis lahiran Setelah kami interogasi lagi, dia mengakui bahwa itu adalah anaknya yang dilahirkan, namun sudah meninggal dunia dan sang supir sebagai saksi,” pungkasnya.
Kontributor: Denny Arya Putra






























