Infobekasi.co.id – Sebuah rumah di Cluster Rawabogo Arcade B – 6 RT 02 RW 07 Kelurahan Padurenan Kecamatan Mustikajaya disatroni kawanan pencuri pada saat pemilik sedang berpergian pada Sabtu (13/02) Siang.
Pemilik rumah Candra Hutmaripa (31) mengatakan kejadian tersebut terjadi pada saat dirinya berserta sang istri tengah meninggalkan kediamannya untuk pergi ke tempat keluarganya yang berada di wilayah Jatiasih.
“Awalnya saya bersama istrinya saya itu lagi keluar rumah di hari Sabtu tanggal 12 Februari 2022 kemarin sekitar pukul 09.00 wib pagi ke tempat keluarga,” ucap dia saat ditemui infobekasi.co.id di kediamannya, Senin (14/02) Sore.
Ia menjelaskan, pada saat dirinya bersama sang istri sampai di kediaman keluarga sekira pukul 10.00 wib, kebetulan ada seorang kurir yang sedang mengantarkan paket ke kediamannya.
“Kemudian dikarenakan saya dan istri saya sedang tidak ada di rumah, saya meminta kepada kurir tersebut untuk melempar paketnya ke rumah saya, sembari sebelumnya kurir itu memfoto untuk bukti paket itu,” ujarnya.
Candra melanjutkan, ketika kurir mencoba untuk melemparkan paketnya dan sudah memberikan foto bahwa bukti paketnya sudah datang, dirinya merasa curiga, karena dari foto yang dikirimkan oleh kurir untuk kondisi pintu rumah dan gerbang pintu rumahnya sudah dalam keadaan terbuka.
“Kemudian saya merasa curiga, setelah itu saya langsung telpon kurir yang tadi melemparkan paket saya, dan saya memintai keterangan kurir itu “kok pintu sama gerbang rumah udah kebuka. Karena pada saat itu kita sedang tidak ada di rumah,” ungkapnya.
Ia menyampaikan, pada saat sang kurir tengah dimintau keterangan oleh dirinya, kurir tersebut memberikan penjelasan bahwa ketika ia sedang berada di lokasi tidak ada orang yang merespon, namun pintu rumah sudah dalam keadaan terbuka.
“Karna kita engga ada di rumah, si kurirnya bilang ‘ya dari tadi pas saya panggil-panggil emang udah begitu , makannya langsung saya letakan disitu saya kira ada orang di dalem gitu’,” ungkapnya.
“Kita langsung curiga, kita langsung hubungin tetangga yang ada di sekitar kebetulan ada saksi pertama itu ada pa Bayu di belakang komplek kita, saya minta izin langsung untuk di cek dulu kebenarannya,” terang dia.
Candra menambahkan, sesaat tetangganya melihat kediamannya yang terbuka, Bayu menerangkan kaki kondisi rumahnya memang sudah dalam keadaan terbuka, berikut juga dengan engsel pintu rumahnya.
“Nah ternyata pas pa bayu buka pintu emang posisinya gerbang udah kebuka, engsel pintu udah bekas ke congkel, udah miring gabisa dipake, terus posisi baju-baju lemari udah semua di acak-acak. Dan saya minta cekin motor udah di bawa sama maling, pa bayu langsung bilang ke saya ‘Pa langsung pulang aja gapapa saya yang tungguin rumah,” ulasnya
“Setelah itu kita langsung bergegas ke rumah dan melihat kebenarannya,” paparnya.
Ia menuturkan, sesudah ia pulang ke kediamannya kembali, barang barang yang ada di dalam rumahnya sudah raib dibawa oleh kawan pencuri. “Dan baru lah adik saya langsung mendokumentasi kemarin sebagai bukti, terus saya dan saudara saya langsung ke polsek untuk bikin laporan, terkait kejadian ini,” pungkasnya.
Kontributor : Denny Arya Putra





























