Puluhan Ribu Pelanggan PDAM Bekasi Masih Alami Krisis Air Bersih

Infobekasi.co.id – Puluhan ribu pelanggan Perumda Tirta Bhagasasi di bagian utara sampai hari ini masih mengalami krisis air bersih. Pasalnya, prodoksi air baru mencapai 30 persen dari kapasitas imbas pencemaran air baku di Kali Bekasi.

Pelanggan mengalami krisis air bersih berada di tiga cabang; masing-masing Bababelan, Pondokungu dan Tarumajaya dengan jumlah 80 ribu pelanggan.

“Kondisi saat ini, di tiga IPA Cabang Babelan, Pondokungu dan Tarumajaya, sudah mulai berproduksi 30 sampai 35 persen,” kata Juru Bicara Perumda Tirta Bhagasasi, Fauzi Ahmad dalam keterangannya, Rabu, 20 September 2023.

Semestinya, yang dijadikan air baku adalah air dari Sungai Tarum Barat atau Kalimalang. Tetapi, karena air dari Kalimalang  debitnya tidak mencukupi, pihak Perum Jasa Tirta (PJT) II yang mengelola Sungai Tarum Barat, mencampur dengan air Kali Bekasi dengan  air Kalimalang di Saluran Irigasi, Bendung Nowo di Jalan Veteran Kota Bekasi.

Sampai saat ini, distribusi air melalui mobil tanki masih terus kita lakukan hingga malam hari. Tapi, namanya melalui mobil tanki, sangat terbatas,  dan semua pelanggan tidak terlayani. Tapi kita terus berusaha.

Untuk mendistribusikan air bersih, Perumda Tirta Bhagasasi bekerjasama dengan BPBD Pemkab Bekasi. Dan sampai saat ini, sekitar  3 juta liter,  sudah kita bagikan secara gratis kepada masyarakat.

Air tersebut, bukan hanya didistribusikan ke tiga wilayah yang terdampak limbah, tapi juga ke wilayah yang terdampak kekeringan seperti di Kecamatan Bojongmangu dan Cibarusah.

Pj Bupati Dani Ramdan, telah mengeluarkan SK Tanggap Darurat Bencana Kekeringan di Kabupaten Bekasi. Maka, Perumda Tirta Bhagasasi sebagai BUMD milik Pemkab Bekasi, bertanggungjawab mendistribusikan air bersih kepada masyarakat Bekasi.

Editor: Adi T

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini