Kisah Juru Parkir Saat Malam Takbiran 

Infobekasi.co.id – Gemuruh takbir berkumandang di berbagai sudut tempat ibadah mesjid dan musala, termasuk di Bekasi. Pemerintah melalui sidang isbat telah menetapkan hari raya lebaran idul fitri 2024 jatuh pada esok hari, Rabu (10/4/24).

Seperti biasa, saat menjelang hari raya lebaran idul fitri, suara takbir berkumandang saling sahut-menyahut melalui pengeras suara. Namun, tidak semua bisa ikut melantunkan takbir.

Ada beberapa orang yang masih sibuk mengais rezeki di malam takbiran lebaran idul fitri. Di antaranya juru parkir. Momen malam takbiran justru menjadi “ladang” mencari cuan. Banyaknya masyarakat berbelanja, otomatis kendaraan butuh parkir.

“Malam takbiran jaga parkiran, daripada di rumah gak ngapa-ngapain,” ujar wadud (21), remaja asal Bekasi Utara yang jaga parkir di marakash-chandrabaga, Selasa (9/04/24).

Wadud mengaku, Ia dan beberapa kawannya menjadi juru parkir dadakan di pertokoan dan lapak pedagang pakaian di Chandrabaga-Marakash Sektor 5.

“Mencar-mencar jagain parkirannya,” ujar pria berperawakan tinggi kurus tersebut.

Menjadi juru parkir dadakan, tidak butuh modal berat. Hanya menunggu motor warga yang sedang membeli kebutuhan lebaran, merapihkan kendaraan sehingga tertib dan tidak semerawut. Dan juga butuh kesabaran, sebab menjadi juru parkir dadakan di malam takbiran hingga mejelang adzan subuh baru selesai.

“Balik jam 3 pagi. Soalnya orang belanja lebaran masih ada ajah menjelang subuh baru sepi,” tutur Wadud.

Reporter: Yayan

Editor: Deros

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini