Infobekasi – Juru bicara Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor urut 01, Tanti Herawati mengatakan pembuatan nota kesepahaman dengan ratusan pendeta di Kota Bekasi menjadi bukti keseriusan kandidat hingga koalisi dalam membangun Bekasi kota toleran.
“Bicara deklarasi, bukan semata kita mengucapkan ikrar, kita memecah stigma di luar sana terkait isu Intoleransi,” kata Hera, yang juga ketua PSI Kota Bekasi usai penandatanganan MuO dengan ratusan pendeta di Hotel Santika Megacity, Bekasi, Kamis, 27 September 2024.
Hera mengatakan, salah satu alasan partainya menjadi pengusung pasangan Heri Koswara-Sholihin, karena kedua tokoh dari partai Islam itu sangat komitmen terhadap toleransi umat beragama. Adanya perjanjian kerja sama dengan para pendeta, kata dia, otomatis membantah stigma isu intoleransi.
“Kita memecah stigma di luar sana terkait isu Intoleransi, dan kita akan buktikan, PSI jelas DNA-nya Anti Intoleran dan Anti Korupsi,” kata Anggota DPRD Kota Bekasi periode 2024-2029 ini.
Menurut dia, salah satu program yang dititipkan dalam nota kesepahaman dengan pasangan calon Heri-Sholihin, yang dibuat adalah memberantas intoleransi di Kota Bekasi.
“Jadi dengan adanya deklarasi dari pendata membuktikan kepercayaan para pendeta untuk pasangan Bang Heri dan Sholihin ini, komitmennya para pendeta siap memenangkan,” ucap Hera.
Calon Wali Kota Bekasi Heri Koswara menambahkan, bahwa toleransi antar umat beragama sudah final di kalangan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ia mencontohkan kader PKS yang menjadi kepala daerah tak ada kasus intoleransi.
“Saya nyatakan tidak ada. Karena buat kami di PKS itu sudah final. Bahwa Islam yang kami bawa adalah Rahmatan Lil Alamin,” ucap Heri Koswara yang merupakan ketua PKS Kota Bekasi.
Editor: Abs






























