Infobekasi.co.id – Di tengah gemerlap barbershop modern yang menjamur di Kota Bekasi, ada sosok Dayat, seorang pemuda dengan alat cukur seadanya mampu menghasilkan potongan rambut tak kalah keren. Baginya, pepatah “bisa karena terbiasa” adalah mantra yang selalu Ia pegang.
Dayat bukanlah tukang cukur profesional dengan lapak permanen. Ia hanya seorang pemuda yang bermodalkan keberanian, insting, dan alat cukur sederhana. Namun, jangan remehkan kemampuannya. Berbekal alat seadanya, Dayat mampu mengubah rambut semerawut menjadi tatanan stylish sesuai permintaan pelanggan.
“Model mohak, cepak, apa cukur tipis-tipis ala pemain bola?” tanyanya kepada setiap pelanggan, mencoba memahami gaya yang diinginkan saat berbincang infobekasi.co.id, Minggu (14/9/25).
Tanpa kursus atau sekolah desain rambut modern, Dayat mengandalkan insting dan pengalamannya. Ia belajar secara otodidak, mengamati berbagai gaya rambut, dan terus mengasah kemampuannya. Hasilnya?, potongan rambut yang rapi, trendi, dan memuaskan para pelanggannya.
Uniknya, Dayat menggunakan kaca spion motor bekas sebagai alat bantu bagi pelanggan untuk melihat hasil cukurannya. Sederhana, namun efektif. Jika ada bagian yang kurang pas, pelanggan bisa langsung memberikan instruksi tambahan.
“Cambangnya di tipisin lagi,” celetuk seorang pelanggan saat bercermin.
Dayat adalah bukti bahwa bakat dan kerja keras bisa mengalahkan keterbatasan. Ia adalah inspirasi bagi anak-anak muda lainnya untuk tidak takut mencoba hal baru dan mengembangkan potensi diri. Di tengah persaingan ketat, Dayat mampu membuktikan bahwa kualitas tidak selalu berbanding lurus dengan fasilitas mewah.
Kisah Dayat ini adalah potret kecil dari semangat pantang menyerah dan kreativitas yang tumbuh subur di sudut-sudut Kota Bekasi. Ia berperan penting lantaran membuat penampilan kawan-kawannya, tetangga di kampung semakin kece dengan sentuhan magis alat cukurnya.
Editor : Deros
#PangkasRambut #Infobekasi #Cukur






























