Sewa Mobil Listrik, Cara Pemkot Bekasi Hemat Puluhan Miliar Rupiah
Infobekasi.co.id – Pemerintah Kota Bekasi mengklaim dapat menghemat anggaran hingga Rp22 miliar per tahun dengan mengganti mobil konvensional menjadi mobil listrik melalui skema sewa. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengungkapkan bahwa biaya perawatan mobil listrik jauh lebih terjangkau dibandingkan mobil konvensional.
“Dengan sistem sewa, kita bisa hemat hampir Rp22 miliar tahun ini. Karena nanti tidak perlu lagi bayar STNK, pajak, pemeliharaan, dan BBM,” ujar Tri Adhianto, Jumat, 17 Oktober 2025.
Tri menjelaskan bahwa pengadaan mobil listrik dengan skema sewa ini merupakan bagian dari upaya efisiensi anggaran dan penertiban aset daerah. Menurutnya, selama ini banyak kendaraan milik Pemkot Bekasi yang belum diserahterimakan dengan benar, sehingga memengaruhi neraca keuangan daerah.
“Banyak kendaraan milik pemerintah Kota Bekasi yang seharusnya sudah diserahterimakan, tapi masih berada di pihak-pihak tertentu. Akibatnya, neraca keuangan kita jadi tidak baik,” jelasnya.
Dalam skema ini, Pemkot Bekasi tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pajak kendaraan, perawatan rutin, dan bahan bakar minyak (BBM). Namun, biaya pengisian daya listrik menjadi tanggung jawab masing-masing pejabat yang menggunakan kendaraan tersebut.
Pada tahap awal, Pemkot Bekasi akan menyiapkan 30 unit mobil listrik yang diprioritaskan bagi pejabat yang telah menjabat selama delapan hingga sembilan tahun.
Lebih jauh Ia menambahkan, bahwa kebijakan ini masih menunggu persetujuan dari DPRD Kota Bekasi melalui Anggaran Biaya Tambahan (ABT) tahun ini.
“Upaya ini adalah bentuk efisiensi sekaligus penertiban administrasi dalam pengadaan kendaraan pemerintah,” pungkasnya.
Reporter : Fahmi
Editor : DR


