Bekasi Butuh Kampus Negeri, DPRD Dorong Akses Pendidikan yang Terjangkau

Infobekasi.co.id – Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra, menyoroti kondisi fasilitas pendidikan di Kota Bekasi yang hingga saat ini belum memiliki perguruan tinggi negeri. Ia menilai, Kota Bekasi memiliki pemasukan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hampir Rp7 triliun belum memaksimalkan penggunaan anggaran untuk menyediakan fasilitas pendidikan tinggi tersebut.

Hal ini dinilai ironis, mengingat Kota Bekasi telah menjelma sebagai kota modern dan bukan sekadar wilayah penyangga, namun belum memiliki perguruan tinggi negeri.

Akibatnya, banyak lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Bekasi harus melanjutkan pendidikan ke daerah lain seperti Depok, Bogor, bahkan luar Jawa Barat untuk bisa berkuliah di kampus negeri.

“Ini ironi bagi Bekasi. APBD kita hampir Rp7 triliun, tapi sampai sekarang belum punya universitas negeri. Banyak anak-anak Bekasi akhirnya harus kuliah ke luar kota,” ujar Sarwin dikutip pada Jumat 13 Maret 2026.

Menurutnya, hal ini menjadi renungan bagi Pemerintah Kota Bekasi untuk belajar dari daerah lain yang memiliki anggaran lebih kecil namun sudah berhasil memiliki perguruan tinggi negeri.

“Daerah lain dengan anggaran lebih kecil saja sudah punya kampus negeri. Bekasi yang APBD-nya besar justru belum ada,” tuturnya.

Sarwin menyampaikan, keberadaan universitas negeri di Bekasi akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang lebih terjangkau bagi warga Kota Bekasi.

Untuk itu, DPRD Kota Bekasi akan terus mendorong pembahasan terkait rencana pembangunan perguruan tinggi negeri di Bekasi di forum parlemen daerah.

“Kita akan terus kawal agar Bekasi ke depan punya universitas negeri sendiri, sehingga anak-anak Bekasi tidak harus keluar kota untuk kuliah,” tuturnya.

(Advertorial/Fahmi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini