Infobekasi.co.id – Sejumlah warga melakukan aksi blokade terhadap truk pengangkut sampah di Jalan Raya Narogong, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Jumat (13/03) siang. Aksi ini diduga terkait dampak bencana longsor yang terjadi di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Dari video beredar, terlihat warga berkumpul dan memblokir akses menuju Pangkalan 5.
“Warga sudah mulai keluar, tidak boleh masuk, mobil tidak boleh masuk, sampah jangan dibuang-buang,” ujar seorang warga dalam video tersebut.
Aksi blokade membuat arus kendaraan di Jalan Raya Narogong yang menghubungkan Bekasi dan Bogor menjadi terganggu. Kanit Lantas Polsek Bantargebang, AKP Komariah, menjelaskan, aksi warga kemungkinan terkait dengan bencana longsor yang terjadi di Zona 4 TPST Bantargebang.
“Sedang dicek oleh anggota, diduga ini dampak dari bencana longsor kemarin. Sebenarnya TPST memiliki enam zona, namun saat ini hanya tiga zona yang dapat digunakan, karena tiga zona lainnya masih dalam perbaikan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (13/3).
Untuk mengatasi kepadatan kendaraan dan memastikan kelancaran lalu lintas, personel Lantas Polsek Bantargebang telah dikerahkan ke lokasi kejadian.
“Sekarang sedang diupayakan rekayasa lalu lintas. Prioritas kami adalah memastikan arah Cileungsi dapat dilewati dengan lancar terlebih dahulu,” jelas AKP Komariah.
Saat ini pihak berwenang sedang berkoordinasi untuk menangani situasi dan menemukan solusi agar permasalahan tidak berlarut-larut.
(Fahmi/DR)






























