Skip to content

Cibarusah hingga Bojongmangu Rawan Kekeringan, BPBD Siaga Salurkan Air Bersih

Infobekasi.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi puncak musim kemarau pada pertengahan tahun ini.

Langkah ini diambil seiring mulai munculnya tanda‑tanda kekeringan di sejumlah wilayah, serta masuknya permintaan bantuan air bersih sejak awal Juni.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, menyampaikan, pihaknya terus memantau kawasan yang berisiko terdampak.

“Berdasarkan pengalaman tahun‑tahun sebelumnya, wilayah selatan Kabupaten Bekasi seperti Cibarusah, Serang Baru, dan Bojongmangu menjadi daerah yang perlu perhatian lebih, karena kerap mengalami kekeringan saat musim kemarau,” ujar Dodi dalam keterangannya, dikutip Senin (22/6/2026).

Menurutnya, merujuk data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun ini diprediksi berlangsung lebih lama dibanding tahun sebelumnya, dengan puncaknya terjadi pada bulan Juli hingga September.

“Kondisinya sudah mulai terasa sekarang. Salah satu tandanya adalah permintaan bantuan air bersih sudah masuk sejak tanggal 9 Juni lalu,” tambahnya.

Hingga pertengahan Juni 2026, BPBD Kabupaten Bekasi telah menyalurkan sebanyak 65.000 liter air bersih untuk 999 kepala keluarga yang terdampak, meliputi Desa Ridogalih (Kecamatan Cibarusah) dan Desa Nagasari (Kecamatan Serang Baru).

“Kami terus berkoordinasi agar pelayanan air bersih dapat menjangkau lebih banyak titik, terutama daerah‑daerah yang secara rutin masuk kategori rawan kekeringan,” tandasnya.

(Fahmi/ded)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *