Belum Sebulan, 2 Insiden Kecelakaan Truk Terjadi di Simpang Unisma Bekasi
Infobekasi.co.id – Belum genap sebulan, dua kali kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk terjadi di titik yang hampir sama, yakni di Simpang Unisma, Jalan Cut Mutia, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Salah satu peristiwa memakan korban jiwa dan beberapa orang luka-luka, sedangkan insiden sebelumnya hanya mengakibatkan kerusakan kendaraan dan fasilitas jalan.
Peristiwa pertama terjadi pada Selasa, 9 Juni 2026. Kecelakaan tunggal, truk kontainer berwarna hijau melaju dari arah Jakarta menuju Terminal Bekasi. Sesampainya di persimpangan, sopir kendaraan tersebut diduga membanting setir secara mendadak untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan yang sedang berhenti menunggu lampu lalu lintas. Akibat manuver itu, truk tergelincir dan menabrak pembatas median jalan tepat di depan Kampus Unisma.
Truk kontainer tergelincir dan menabrak pembatas median jalan di Simpang Unisma, Jalan Cut Mutia, Bekasi Timur, Selasa (9/6/2026). Pohon Tabebuya Kuning yang sedang berbunga lebat menghiasi sisi jalan di lokasi kejadian.
Dalam insiden awal ini, tidak tercatat adanya korban jiwa maupun luka-luka. Kerusakan hanya terjadi pada bagian depan truk serta tanaman dan pagar pembatas jalan.
Kurang lebih dua minggu berselang, tepatnya pada Senin, 29 Juni 2026 sekitar pukul 08.30 WIB, kecelakaan kembali terjadi di lokasi yang sama. Truk jenis wing box yang dikemudikan RJL (48) melaju dari arah Jakarta menuju Terminal Bekasi, namun diduga tidak dapat mengurangi kecepatan saat lampu lalu lintas menyala merah. Kendaraan itu kemudian menyeruduk tujuh unit sepeda motor dan satu unit mobil yang sedang berhenti di persimpangan.
Akibat benturan keras tersebut, satu orang pengemudi ojek online meninggal dunia di lokasi karena luka parah. Sembilan orang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang beragam.
Kondisi mobil truk boks usai kecelakaan dengan beberapa motor di jalan Simpang Unisma, Jalan Cut Mutia, Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin (29/6/26),
Kanit Laka Lantas Polsek Rawalumbu, Iptu Asep, menyampaikan data sementara jumlah kendaraan yang terlibat tujuh sepeda motor dan satu mobil truk, total korban ada 10 orang. Tiga di antaranya sudah diperbolehkan pulang karena luka ringan, enam lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit, dan satu orang meninggal dunia.
Keenam korban yang masih dirawat tersebar di RSUD Kota Bekasi, RS Mitra Keluarga Bekasi Timur, RS Siloam Blue Plaza, dan RS Kartini. Dugaan sementara penyebab kecelakaan kedua ini adalah kegagalan fungsi rem pada truk. Namun, hal itu belum dapat dipastikan secara mutlak.
Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan enam unit sepeda motor dan satu unit mobil sebagai barang bukti. Sopir truk juga sudah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap kronologi dan penyebab pasti terjadinya tabrakan.
Tim Redaksi
(fahmi/ded)


