Skip to content

Hadapi Kekeringan, Dinas Pertanian Uji Coba Teknologi Baru di Bojongmangu

Infobekasi.co.id – Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, salah satu lokasi rawan terdampak kekeringan kini dijadikan ajang pembuktian efektivitas teknologi pertanian modern.

Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi mulai menguji coba metode Tanam Benih Langsung (Tabela) berbasis Advance Agriculture System (PM-AAS) guna menyelamatkan hasil panen petani di tengah musim kemarau panjang.

Lokasi ini dipilih lantaran mayoritas wilayahnya merupakan sawah tadah hujan. Uji coba perdana inovasi Kementerian Pertanian ini resmi dimulai di lahan seluas 4.000 meter persegi milik Kelompok Tani Warudoyong I, Desa Sukabungah, Rabu (5/8/2026).

Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Bojongmangu, Ubuh Buhori, menjelaskan, uji coba menggunakan 15 kilogram benih unggul varietas Inpari 33 bantuan Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian Ciawi. Lahan ini ditargetkan menghasilkan hingga 4 ton gabah.

“Saat ini rata-rata panen petani sekitar 5 ton per hektare. Kementan menargetkan hingga 10 ton per hektare. Jika di lokasi rentan kekeringan seperti ini berhasil, kita yakin target nasional bisa dikejar,” ujar Ubuh, Kamis (6/8).

Penunjukan lokasi bertujuan membuktikan daya tahan metode Tabela saat krisis air. Langkah awal menyeimbangkan kondisi tanah yang memiliki angka keasaman 5,5 dengan pemberian kapur dolomit 500-1.000 kg per hektare, disertai penyemprotan herbisida sehari sebelum tanam.

(Ari/ded)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *