Skip to content

Layar Tancep di Tengah Jalan Kayuringin, Noatalgia Film Jadul

Infobekasi.co.id – Suasana nostalgia menyelimuti wilayah Kayuringin, dekat Terminal Damri, Kota Bekasi, pada Jumat (14/8/2026) malam. Warga setempat menggelar pemutaran film terbuka atau yang dikenal sebagai Layar Tancep, tepat di tengah jalan raya.

Netizen @amelia.nurarini mengabadikan dan membagikan momen tersebut, merekam suasana nonton layar tancep. Terlihat layar besar dipasang, ada warga yang menonton sambil santai, ada kawanan bocah asyik bermain, dan ada juga warga yang mondar mandir sembari sesekali menatap film jadul yang sedang diputar.

Suasana ini mengingatkan pada tradisi hiburan rakyat yang telah ada sejak puluhan tahun lalu.

Sejarah mencatat, Layar Tancep atau pemutaran film keliling terbuka mulai dikenal dan menjadi hiburan rakyat di Indonesia sejak era 1970-an hingga 1980-an.

Pada masa itu, perangkat film digerakkan keliling dari desa ke desa. Layar kain dibentangkan di tempat terbuka, lapangan, balai desa, atau bahkan di tengah jalan.

Warga duduk di tanah atau bahkan ada yang membawa tikar dari rumah untuk alas duduk. Nonton layar tancap seperti ini gratis sampai pagi, tanpa dipungut biaya.

Di wilayah Jawa Barat dan Bekasi khususnya, tradisi ini berkembang pesat dan menjadi tontonan yang sangat ditunggu warga sebelum bioskop permanen dan televisi merata. Terutama pada hari raya hajatan, musim kriyaan (pernikahan) di kampung-kampung.

Seiring kemajuan zaman, Layar Tancep makin jarang ditemui, sehingga kehadirannya di Kayuringin kini menjadi momen bernostalgia yang berharga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *