Walikota dan Car Free Day

IMG_20150427_214812Dalam setiap kesempatan Car Free Day Walikota Bekasi Rahmat Effendi hadir dan berbaur dengan masyarakat. Selain menyapa masyarakat yang hadir di Car Free Day Walikota Rahmat Effendi juga memanfaat momentum tersebut untuk mendengar keluh kesah warga.

Salah satu keluh kesah warga lebih khusus warga pecinta Car Free Day terkait banyaknya pedagang dadakan di jalan utama Ahmad Yani. Setelah mendengar banyak masukan dari berbagai pihak, akhirnya Walikota Rahmat Effendi mengembalikan fungsi Car Free Day untuk berolah raga.

Sebelumnya seperti yang kita lihat bersama aneka dagangan ada di lokasi utama Car Free Day. Awalnya Pemerintah Kota Bekasi hendak memberi ruang untuk pelaku UMKM di Car Free Day. Eh, ternyata, malah dimanfaatkan pelaku usaha non-UMKM. Hadir di Car Free Day ritel raksasa dan otomotif.

Ada yang berkomentar begini; “jangankan bersepeda, jalan kaki aja susah”.

Keadaan demikian menjadikan warga tidak nyaman dalam memanfaatkan Car Free Day untuk olah raga. Walikota Rahmat Effendi dengan bijak mengembalikan fungsi Car Free Day untuk berolah raga dan bersosialisasi.

Tak tanggung-tanggung, Walikota memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Perhubungan harus berada di lokasi jam 4 pagi. Tujuannya untuk mengarahkan agar para pedagang dadakan tidak berjualan di lokasi utama Car Free Day.

Bahkan dalam beberapa kesempatan pria yang disapa Pepen itu sudah ada di lokasi selepas Subuh. Turut serta memantau penertiban di lokasi Car Free Day. Ini menunjukkan bahwa ia serius untuk menjadikan Car Free Day sebagai lokasi berolah raga di hari Minggu.

Kita patut apresiasi sikap tegas Walikota untuk menjadikan kawasan Ahamd Yani sebagai Car Free Day setiap hari Minggu. Dan ini menjadi pertanda positif bagi kita jika saran masih diterima oleh pemimpin di Kota Bekasi.

Ini menjadi pesan bagi kita jika saran dan kritik membangun masih menjadi amunisi bagi pengelola pemerintahan untuk menjadikan kota ini lebih baik.

Ini menjadi pesan bahwa tidak sepatutnya kita apatis dengan keadaan yang ada. Masih ada asa untuk menjadikan kota ini layak dihuni.
Ini menjadi pesan jika hal ini bisa diatasi maka persoalan lain pun bisa diatasi oleh pemerintah kota. Semoga.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini