Pasir Hisap
Pasir hisap yang ditayangkan di kebanyakan film Hollywood membuat kita jadi merinding sendiri membayangkannya. Bagaimana tidak? Tenggelam di dalam pasir. Tapi hal ini harus diluruskan karena, pertama, film memang ada unsur dramatisasinya. Kedua, meskipun memang berbahaya, namun pasir hisap tidak seseram yang dibayangkan.
Pasir hisap merupakan pasir yang sangat ringan dan longgar. Pasir ini juga ada campuran airnya. Bentuknya yang sama persis dengan pasir biasa membuat orang tidak bisa mencirikannya. Namun jika diperhatikan dengan teliti, bentuk pasir hisap ini bulat dan bukan bersiku-siku atau lancip. Dan pasir hisap tidak dapat menahan beban yang terlalu berat.
Pada umumnya pasir hisap terdapat di sekitaran sumber air, seperti pantai, rawa, serta bisa juga ditemukan di dekat mulut sungai besar.
Tapi ternyata tidak semua pasir hisap terbuat dari pasir. Ada juga yang terbuat dari tanah lunak, campuran pasir dan lumpur.
Jika ada yang terhisap, sesungguhnya ia tidak akan benar-benar tenggelam dan menyebabkan kematian. Mengapa? Karena pasir hisap hanya menghisap sampai sebatas pinggang.
Namun apakah bisa seseorang yang terperosok ke dalam pasir hisap terselamatkan? Tentu saja bisa. Dan kunci utama agar selamat dari pasir hisap hanya satu. Yakni tenang. Karena kalau tidak tenang, tekanan yang akan dihasilkan ketika badan bergoyang-goyang akan menimbulkan tekanan yang lebih besar. Hal ini akan menyebabkan cairan yang ada di pasir hisap akan semakin banyak, dan hal inilah yang akan membuat korban akan semakin dalam terhisapnya.

