BEKASI SELATAN – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, meminta agar Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi turun langsung ke lapangan bersama Badan Perlindungan Perempuan dan Anak (BP3AKB) untuk menelusuri dugaan komersialiasasi anak di Kota Bekasi.
“KPAI kan diberi anggaran, lebih berhak dan memang harus konsen dalam urusan ini, disamping BP3AKB yang memang menjadi leading sektor jika ada persoalan yang seperti ini,” ujar Rahmat, Jumat (01/04).
Ditambahkan oleh Rahmat, pihaknya juga meminta agar seluruh komisioner KPAI kota Bekasi, menghimpun data di lapangan untuk pencegahan adanya kasus komersialisasi pada anak di Kota Patriot ini. Dirinya juga meminta agar semua unsur terkait bekerja sama dalam menanggulangi persoalan anak yang sengaja dieksploitasi oleh para oknum.
“Seharusnya jangan sampai ada kejadian, harus diantisipasi agar tidak ada kasus kekerasan pada anak, himbauan, serta bimbingan kepada masyarakat harus dilakukan,” tegasnya.
Dalam persoalan ini, pemerintah Kota Bekasi, beserta lembaga terkait hadir dalam melindungi anak, karena itu juga tercantum dalam Undang-Undang Negara Republik Indonesia. (Ez)








































