Walikota Bekasi : Bentuk Tim untuk Kelola Pasar Tradisional oleh Pemerintah, Jangan Pakai Pihak Ketiga

Ilustrasi Pasar Baru BekasiBEKASI SELATAN – Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, memimpin Rapat Koordinasi terkait Pengelolaan Pasar Tradisional Kota Bekasi, di Ruang Rapat Walikota Bekasi, pada Senin (18/04), bersama Kepala SKPD terkait.

Berdasarkan laporan warga via media sosial, bahwa salah satu pasar yang ada di Kota Bekasi sangat mengganggu lalu lintas jalan raya. Para pengendara kendaraan roda empat maupun roda dua pun juga mengeluhkan tidak tertibnya para pedagang. Apalagi saat pagi hari dan hari-hari libur, bahu jalan penuh dengan lapak para Pedagang Kaki Lima (PKL)

Menanggapi laporan tersebut, Rahmat Effendi memerintahkan kepada Dinas Perekonomian Rakyat (Dispera) untuk memantau keadaan tersebut, dan membuat ekspose terkait pengelolaan pasar dalam waktu dekat ini. Ia juga seringkali memberikan arahan kepada dinas terkait, pada jauh-jauh hari sebelumnya. Namun arahannya tersebut belum juga dapat direalisasikan, sampai ada teguran langsung dari warga melalui unggahan foto di media sosialnya.

“Pasar dikelola pemerintah saja. Kota Bekasi bisa buat stadion megah, pengelolaan pasar saja masa harus pakai pihak ketiga. Segera rencanakan dan bentuk tim, rencanakan bagaimana dari pajaknya, sehingga pajak tersebut bisa digunakan untuk perbaikan jalan yang rusak dan becek di pasar, prasarana yang tidak bagus harus dirapikan, kondisi pasar harus rapi dan bersih,” kata Rahmat.

Tidak hanya pasar baru yang ada di Kecamatan Bekasi Timur saja, pasar lainnya seperti Pasar Pondok Gede, dan Pasar Jatiasih juga harus ikut didalam bentuk pengelolaan pasar oleh pemerintah daerah. Karena selama ini laporan terkait pendapatan pengelolaan pasar sangat tidak rapi. Dalam hal ini, Rahmat Effendi memberikan tenggang waktu satu bulan kepada Dispera Kota Bekasi, untuk segera menangani permasalahan pasar.

“Dispera Kota Bekasi diberi waktu dalam sebulan, untuk merencanakan bersama tim agar bisa mendapatkan hasilnya yang baik,” ujar walikota Bekasi. (Ez)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini