Kadishub : Sulit Tindak Angkot Ngetem di Stasiun Bekasi Karena Urusan Perut

Angkot yang Mengetem di Jalan Perjuangan Stasiun Kota BekasiBEKASI UTARA – Puluhan deretan mobil Angkutan Perkotaan (angkot) terlihat bebas mangkal di Jalan Perjuangan Stasiun Kota Bekasi. Para supir dengan leluasa memarkirkan kendaraannya di atas sarana ultinitas dan badan jalan. Mereka pun tidak lagi mengindahkan rambu-rambu lalu lintas yang ada di area tersebut.

Akibat ulah para supir yang kian berani melakukan pelanggaran tersebut, tentu berdampak pada arus lalu lintas (lalin) di sekitar kawasan stasiun Kota Bekasi. Jalanan jadi macet. Dan bahayanya, bagi para pengendara lain yang melintasi palang pintu kereta api, yang sewaktu-waktu dapat tertutup jika kereta api melintas. Hingga saat ini, Dishub Kota Bekasi mengatakan tidak sanggup dan merasa sulit untuk melakukan tindakan tegas kepada supir angkot nakal tersebut.

“Sulit ya kalau menertibkan angkot di sana. Ketika kita turunkan personel untuk merazia, besoknya ada lagi yang ngetem setelah dilakukan penertiban. Masalahnya mereka beralasan persoalan perut, sangat sulit,” ujar Yayan Yuliana, selaku Kadishub Kota Bekasi, Rabu (20/04).

Yayan pun mengaku telah menempatkan petugas di lokasi tersebut, dan telah seringkali melakukan penertiban di lokasi. Namun sejauh pantauan Infobekasi.co.id, di lokasi tersebut tidak ditemukan petugas, yang ada hanya para calo angkot yang mencari penumpang, dan deretan angkot yang berhenti di sembarang tempat.

“Ada petugas kita di sana, sering kali kita lakulan penertiban angkot di lokasi tersebut,” kata Yayan.

Tentunya hal tersebut menimbulkan banyak tanggapan dari masyarakat, karena fasilitas ultinitas di lokasi tersebut sudah disalahgunakan.

“Tiap kali lewat sini macet terus. Bukan hanya itu, trotoar juga dipakai untuk mangkal angkot, jadi seperti terminal bayangan,” ujar Nugraha, salah satu pengguna jalan.

Dirinya sangat berharap agar para petugas dinas terkait dapat bertindak tegas kepada para angkot pelanggar peraturan. (Ez)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini