Membeli sesuatu barang memang tidak boleh secara sembarang. Artinya, barang yang akan dibeli harus benar-benar diperhatikan secara keseluruhan. Apalagi jika harganya murah. Karena kalau tidak, mungkin hal yang terjadi pada perempuan asal Goldsboro, North Carolina berikut ini bisa terjadi pada anda.
Kisahnya, perempuan yang tidak disebutkan namanya dalam situs WiUWW ini, membeli kulkas bekas dengan harga yang sangat murah dari tetangganya sendiri, yakni hanya 30 dolar, atau setara dengan kira-kira 400 ribu rupiah. Namun ternyata, kulkas yang dibelinya itu benar-benar mengerikan.
Tetangga yang memberikan kulkas dengan harga sangat murah memberikan persyaratan kepada si perempuan. Sebenarnya persyaratan tersebut sangatlah mudah, namun menjadi sebuah misteri tersendiri bagi si perempuan, karena persyaratannya adalah pembeli dilarang membuka kulkas terlebih dahulu, alias tidak boleh digunakan untuk sementara waktu. Pemilik kulkas mengatakan bahwa kulkas tersebut sebenarnya akan dipinjamkan terlebih dahulu ke sekolah minggu gereja untuk keperluan proyek Time Capsule atau kapsul waktu. Yang lebih mencurigakan adalah, kulkas tersebut ditutup rapat-rapat, bahkan dilakban.
Pemilik kulkas mengatakan bahwa kulkas tersebut akan diambil oleh orang gereja, dan isinya akan dibuang terlebih dahulu, setelah itu akan dikembalikan lagi kepada si perempuan.
Namun, setelah tiga minggu berselang, orang gereja tidak datang-datang. Lantas karena penasaran, si perempuan pada akhirnya membuka kulkas tersebut. Dan benar saja, isi kulkas tersebut membuatnya benar-benar terkejut. Saking terkejutnya, pintu kulkas ia banting. Namun beberapa saat kemudian, ia berpikir bawa mungkin ia sedang berhalusinasi. Dan setelah ia buka kembali kulkas tersebut, yakinlah ia bahwa ia sepenuhnya tidak berhalusinasi. Yang ia lihat di dalam kulkas tersebut adalah benar-benar tubuh manusia, yang tentunya sudah tidak bernyawa lagi. Jadi apakah pemilik kulkas merupakan seorang pembunuh?
Si perempuan langsung menghubungi nomor darurat, 911. Dan beberapa waktu kemudian, polisi datang.
Selidik punya selidik, ternyata mayat yang berada dalam kulkas tersebut merupakan warga lingkungan sekitar. Ia tak lain adalah ibu dari pemilik kulkas itu sendiri.
Warga sekitar mengatakan bahwa pemilik kulkas sudah pindah ke West Virginia. Dan ia mengatakan kepada warga akan menjenguk ibunya yang sedang berada di panti jompo. Apakah ia sedang berusaha untuk melarikan diri setelah membunuh ibunya?
Setelah dilakukan analisis oleh tim forensik, mayat tersebut ternyata terbukti tewas karena sebab yang alamiah, yakni karena menderita sroke. Dan memang diketahui sejak menderita stroke pada September tahun lalu, nenek malang ini sudah tidak pernah terlihat kembali. Namun sayang, tidak jelas motif pemilik kulkas apa untuk menaruh mayat ibunya di dalam kulkas, dan yang lebih parahnya lagi, mayat ibunya ia tinggal begitu saja. (Adm)








































