Jerawat pada Orang Dewasa

jerawat-di-wajahKebanyakan yang mengalami masalah jerawat di wajah, juga di punggung, adalah para remaja. Namun ternyata tidak tertutup kemungkinan orang dewasa juga bisa terkena jerawat. Apa sebenarnya faktor yang menyebabkannya? Bagaimana cara pencegahannya? Seperti yang dilansir Liputan6.com dalam Allure.com pada Minggu (10/07/2016), berikut info mengenai hal tersebut.

Faktor Penyebab Jerawat

Joshua Zeichner, Director of Cosmetic and Clinical Research In Dermatology di Mount Sinai Hospital, New York, mengatakan bahwa penyebab jerawat adalah penyumbatan pori-pori oleh sebum atau minyak di kulit, sel-sel kulit mati, dan bakteri. Namun, di usia dewasa ini semua masih ditambah lagi dengan perubahan hormon saat menstruasi. Sebab, disaat ini hormon estrogen menurun, hormon testosteron meningkat, sehingga mengakibatkan peningkatan kadar minyak di kulit.

Lokasi Jerawat

Meskipun penyebabnya sama, namun ada perbedaan antara jerawat yang dialami oleh para remaja dan orang yang sudah dewasa. Perbedaan tersebut terletak pada lokasi timbulnya. Jika pada remaja letak jerawat biasanya tumbuh di wajah, punggung, dan sekitar dada, maka pada orang yang sudah dewasa, jerawat hanya tumbuh di wajah dan garis rahang dan leher. Hal ini disebabkan karena kelenjar minyak yang berada di punggung dan dada sudah tidak aktif lagi.

Cara Pencegahan

Pada wanita yang sudah dewsa, yang mengalami masalah jerawat, disebabkan oleh penggunaan obat oral, seperti pil KB. Pil KB akan mengatur hormon dalam tubuh. Selain menggunakan pil KB, anda juga bisa mencoba perawatan seperti mikrodermabrasi yang akan menghilangkan semua hal yang menumpuk di pori-pori kulit. Juga bisa menggunakan Isolaz, yang akan menyedot semua hal yang menumpuk di pori-pori kulit sekaligus membunuh bakteri dengan sinar laser broadband.

Pola Makan

Sama seperti faktor penyebab timbulnya jerawat pada masa remaja, jerawat pada orang yang sudah dewasa juga dipengaruhi oleh pola makan.

Makanan yang mengandung kadar gula yang tinggi, seperti misalnya pasta, roti, beras putih, serta makanan kemasan, dan makanan instan, selain menghancurkan kolagen, ternyata juga dapat meningkatkan testosteron yang akan menghasilkan jerawat. Selain itu, bahan makanan yang banyak mengandung hormon, seperti susu dan produk yang mengandung susu juga disinyalir akan memicu timbulnya jerawat.

Stres

Stres memicu peningkatan kortisol. Seperti halnya testosteron, kortisol adalah hormon yang mampu meningkatkan produksi minyak dan peradangan. Maka dari itu, anda baiknya pelajari cara untuk mengendalikan stres agar tidak berdampak buruk pada kulit. (Adm)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini