Mencium Bau Kecurangan, Komisi A Panggil Dewan Pengawas PDAM

AryantoBEKASI TIMUR – Komisi A DPRD Kota Bekasi menduga adanya kecurangan dalam seleksi calon dirut PDAM Tirta Bhagasasi yang dilakukan oleh panitia.

Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi, Aryanto Henderata, akhirnya angkat bicara terkait dugaan kecurangan yang dilakukan panitia seleksi yang dianggap melanggar Pemendagri No 2 Tahun 2007 tentang organ dan kepegawain perusahaan daerah air minum.

Beberapa kecurangan tersebut diantaranya tidak adanya sosialiasi yang transparan terkait dibukanya lowongan dirut baru yang terkesan sangat tertutup. Landasan hukum pelaksanaan seleksi tidak jelas. Diduga wali kota atau bupati berpihak pada salah satu calon. Salah satu calon dari internal direksi harus mundur dari jabatanya.

“Kita akan panggil dewan pengawas atau panitia seleksi yang menetapkan aturan atau syarat calon direksi PDAM Tirta Bhagasasi,” kata Aryanto, Selasa (19/07) di ruang kerjanya.

Aryanto menegaskan akan memanggil panitia seleksi terkait persoalan tersebut dalam minggu ini. Pihaknya juga mendesak agar panitia seleksi menjelaskan terkait proses rekrutmen calon dirut PDAM Tirta Bhagasasi.

“Saya sudah mengkaji dan mendapat laporan dari banyak pihak,dengan adanya dugaan kecurangan itu,” ujarnya.

Informasi yang beredar di lapangan, setidaknya ada empat calon yang terjaring dalam seleksi pencalonan yang dilakukan panitia seleksi diantaranya, untuk calon Dirut, Usep Rahmat Salim, Solihat, Maman Sudarman, dan Adi Setiawan. Dan untuk calon Direktur Umum adalah Dono Pratomo, Joni Dewanto, Moh. Soleh, dan Ulan Ruslan.

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, mengakui jika pihaknya belum menerima laporan dari panitia seleksi (Dewan Pengawas) terkait persoalan seleksi calon dirut dan dirum PDAM Tirta Bagasasi.

Rahmat Effendi meminta agar dewan pengawas segera memberikan laporan kepada wali kota dan bupati tentang seleksi calon dirut dan dirum perusahaan air minum di Kota dan Kabupaten Bekasi. (Ez)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini