BEKASI UTARA – Dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Kota Bekasi, hari ini, Rabu (03/08), Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu, memberikan piagam penghargaan Raksa Prasada kategori sekolah berbudaya lingkungan dari Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, kepada dua SMKN di Kota Bekasi, yakni SMKN 8 Kota Bekasi dan SMKN 7 Kota Bekasi.
Kepada Infobekasi.co.id Ahmad Syaikhu mengatakan, pemberian piagam Raksa Prasada kepada sekolah adalah sebagai bentuk apresiasi yang tinggi dari Gubernur Jawa Barat kepada sekolah yang memang konsen dan berkontribusi baik terhadap lingkungan hidup.
“Bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup, saya berkesempatan memberikan piagam penghargaan dari Pak Gubernur Jabar kepada sekolah SMKN 7 Kota Bekasi dan 8 Kota Bekasi. Gubernur tentunya mengapresiasi kepada sekolah tersebut karena telah konsen dan berkontribusi baik dan berkelanjutan terhadap lingkungan hidup, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan kehidupan siswa-siswinya. Menanamkan nilai sadar menjaga lingkungan,” kata Ahmad Syaikhu, Rabu (03/08).
Boan, kepala sekolah SMKN 7 Kota Bekasi mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi program penghijauan di lingkungan sekolahnya, dari penanaman pohon pelindung dan pohon produktif, seperti buah–buahan, pembuatan lubang biopori, dan pengelolaan sampah organik maupun nonorganik.
“Kami intens dalam sosialisasi dan berkegiatan penghijauan di lingkungan sekolah, dari penanaman pohon pelindung dan pohon produktif, seperti buah–buahan, pembuatan lubang biopori, dan pengelolaan sampah organik maupun nonorganik,” kata Boan.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 8 Kota Bekasi, Lusharyany, mengatakan, selama ini pihaknya mengupayakan agar lingkungan sekolah dapat terlihat hijau dan asri, dan kebersihan lingkungan di tempat yang ia pimpin menjadi hal yang prioritas. Dirinya juga mengungkapkan rasa syukur dan bangga karena sekolah yang dipimpin olehnya mendapatkan piagam Raksa Prasada dari Gubernur.
”Ini akan saya perlihatkan kepada guru–guru dan anak murid saya. Berkat kerja sama yang baik semuanya dapat tercapai dan sekolah kami dapat terpilih. Kedepannya akan terus kami lanjutkan program lingkungan yang selama ini telah dijalankan dengan baik, akan lebih baik lagi,” kata Lusharyany sambil tersenyum.
Dirinya juga berharap bukan hanya sekolah yang ia pimpin saja yang berkesempatan mendapat piagam penghargaan, namun sekolah lain pun juga dapat kesempatan yang sama, dengan cara mencintai lingkungan hidup. (Ez)








































