Perekaman KTP Elektronik Sepanjang Jaya Dibatalkan, Warga : Ini Jemput Bola, Atau Mainin Bola?

No antreanRAWALUMBU – Jemput bola perekaman KTP elektronik yang dijadwalkan di Kelurahan Sepanjang Jaya, Sabtu pagi (03/09) dibatalkan secara mendadak dan membuat warga Kelurahan tersebut merasa kecewa. Pasalnya, warga mengaku tidak diberi tahu mengenai pembatalan tersebut sebelumnya.

“Saya merasa kecewa karena saat saya ke sini kok tidak ada perekaman dan dibatalkan? Sudah gitu nggak ada pemberitahuan sebelumnya,” kata salah seorang warga RT 03 RW 02, Kelurahan Sepanjang Jaya, Tarmin, kepada infobekasi.co.id.

Menurutnya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi memiliki media sosial yang bisa juga difungsikan sebagai sarana untuk memberitahukan adanya permasalahan-permasalahan yang terjadi di lapangan. Namun belum juga termanfaatkan dengan baik.

“Semestinya, adanya media sosial bisa dimanfaatkan dengan baik, berikan informasi yang jelas di media sosial secara cepat supaya warga tak terus berdatangan ke sini. Di sini hanya ada informasi bahwa nomor antrean habis, katanya hanya untuk 200 orang, tapi tetap saja nggak juga dilakukan perekaman. Selain itu nggak ada juga pemberitahuan sama sekali terkait pembatalan selain hanya diberitahu petugas secara personal. Jadi apa fungsinya media sosial?” tanyanya.

Perekaman KTP elektronikIa menyayangkan Kelurahan Sepanjang Jaya, yang meskipun memiliki media sosial, namun tidak aktif. Dan hal ini yang menyebabkan pihak Kelurahan tidak bisa merespon keresahan masyarakat.

“Jadi, ini jemput bola? Atau mainin bola?” imbuhnya.

Meski begitu, Tarmin mengaku akan tetap melakukan perekaman KTP elektronik karena ada deadline perekaman pada 30 September nanti.

“Ya tetaplah, tapi tidak di sini. Ya alternatifnya besok di Car Free Day, atau di Kecamatan hari Senin,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Kelurahan, Ismail Marzuki, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa jemput bola perekaman KTP elektronik di Kelurahan Sepanjang Jaya hanya bisa melakukan pengambilan nomer antrean, sementara pelaksanaannya tetap di Kecamatan.

“Di sini sedang ada gangguan jaringan dari pusat, jadi kami nggak bisa berbuat apa-apa. Untuk perekaman, kami alihkan ke Kecamatan,” tuturnya.

Ia menyebutkan, jatah perekaman yang diberikan di Kelurahan sebanyak 200 nomor. Dan saat ini nomor antrian telah habis. (Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini