Tukang Bangunan Lepas Rampas Motor Milik Bocah 11 Tahun di Tambun Selatan

ilustrasi-perampasan-motorTAMBUN SELATAN – WI (40), seorang tukang bangunan lepas di kawasan Cikarang nekat merampas sepeda motor milik bocah dibawah umur, Refani (11) di Jalan Toyogiri, Terowongan Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu kemarin (01/10).

WI bahkan merapas sepeda motor milik Refani sambil mengacungkan sebilah senjata tajam jenis samurai. Ia berdalih, pengambilan itu dilakukan lantaran Rafani belum melunasi motor yang digunakanya tersebut.

Kapolsek Tambun, Ajun Komisaris Bobby Kusumawardhana, menjelaskan kejadian itu bermula ketika korban tengah diminta kakanya untuk membeli gorengan. Namun sesampainya di lokasi, pelaku tiba-tiba memberhentikan dan meminta korban untuk menyerahkan motornya.

“Alasan pertamanya, pelaku meminta korban untuk mengantar ke kantor polisi dengan berbagai alasan. Korban saat itu mengaku tidak mau. Namun pelaku tetap memaksa dan kembali beralasan. Kali ini dia bilang motornya belum lunas,” katanya, Minggu (02/10).

Usai tarik-menarik, lanjut Bobby, korban lalu berteriak minta tolong. Aksi ini tentu mengundang perhatian pemuda sekitar. WI kemudian dihajar oleh massa sebelum pada akhirnya ia berhasil ditangkap oleh pihak Kepolisian, dengan kondisi babak belur.

“Iya beruntung warga cepat datang sehingga korban dan motornya jenis Honda Beat berhasil diselamatkan. Kemudian pelaku kami lakukan pemeriksaan guna proses pengembangan,” katanya.

Ditambahkan Bobby, guna mempertanggungjawabkan perbuatnya, pelaku diancam dengan Undang-Undang Darurat No. 12 Tahun 1951, dan 368 KUH Pidana tentang Pemeran dan Perampasan.

“Minimal ancaman kurungan selama 5 tahun. Saya juga mengimbau kepada para orang tua agar tidak memberikan motor kepada anak-anaknya. Kalaupun memang mau pergi, ya alangkah baiknya didampingi sehingga tidak menimbulkan kerawanan,” tuturnya. (Tio)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini