Tim Penilai Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Apresiasi Dukungan Pendanaan Pemkot Bekasi Ke Kader Posyandu

penilaian-lomba-posyandu-tingkat-prov-jawa-barat-thn-2016-di-rw-06-kelurahan-pejuang-kecamatan-medansatria-1MEDANSATRIA – Ketua tim penilai posyandu tingkat provinsi untuk kota wilayah barat, Wardana, mengungkapkan ketertarikannya dan mengapresiasi dukungan pendanaan dari Pemerintah Kota Bekasi kepada kader posyandu.

Hal itu diungkapkannya saat ditemui infobekasi.co.id disela-sela penilaian Posyandu Manggis, RW 06 Kelurahan Pejuang, Medansatria, yang menjadi perwakilan Kota Bekasi di tingkat Provinsi Jawa Barat, Senin (17/10).

“Kami melakukan penilaian di Posyandu Manggis ini karena merupakan wakil dari Kota Bekasi. Jadi ini merupakan tahap verifikasi data, karena sebelumnya kami juga telah menerima info melalui instrumen. Dari data itu kami nilai bagus, terutama yang paling menarik itu dari segi dukungan pendanaan,” katanya.

Lanjut Wardana, dari segi dukungan pendanaan dari Pemerintah Kota tersebut, Kota Bekasi termasuk yang luar biasa apabila dibandingkan dengan kota lainnya.

“Di sini luar biasa dibandingkan dengan beberapa kota yang telah kami kunjungi. Di sini dukungannya mencapai Rp 200 ribu per kader per bulan. Jadi total Rp 2,4 juta per tahun. Bahkan wali kota sempat menyampaikan bahwa di 2017 nanti akan ditambah lagi. Tentu akan semakin besar dan semakin luar biasa,” ujar dia.

Ia mengungkap bahwa segala bentuk dukungan dari Pemerintah Kota Bekasi ini pastinya akan menjadi nilai tambah bagi peningkatan proses pelayanan Posyandu di Kota Bekasi.

“Dukungan Pemkot terhadap posyandu, baik segi tim, pembina, proker, maupun pendanaan itu berjenjang. Posyandu itu sendiri kan mulai dari kelembagaan, ketatausahaan, hasil kegiatan, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan, kegiatan terintegrasi seperti paud, ekonomi, pembinaan ibu dan anak, serta lingkungan hidup,” terangnya.

Wardana yang hadir bersama delapan anggota timnya tersebut juga sebelumnya telah melakukan penilaian terlebih dahulu ke kota Sukabumi, Kota Bogor, dan Depok.

“Kami ada lima tim yang disebar ke dua puluh tujuh kabupaten dan kota se-Jawa Barat, dan kebetulan tim kami kebagian empat lokasi kota. Nantinya setiap tim akan meloloskan dua nominasi terbaik, sehingga menjadi sepuluh besar,” kata dia.

Lanjut dia, kesepuluh posyandu dengan nominasi terbaik tersebut akan mengikuti semacam beauty contest untuk mempresentasikan keunggulan-keunggulannya masing-masing.

“Di beauty contest itu mereka akan paparan ke juri, untuk lebih menguatkan penilaian yang sekarang. Selanjutnya, akan kami ambil satu wakil dari kabupaten, dan satu wakil kota untuk diikutsertakan di tingkat nasional,” ujarnya. (Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini