Aliran Air Bau, PDAM Tirta Patriot Jamin Sore Ini Pasokan Air Kembali Normal

BEKASI UTARA – Direktur Teknis PDAM Tirta Patriot, Cecep Ahmadi, mengatakan permasalahan air bau yang mengalir ke warga sejak tanggal 31 Desember lalu akan dapat selesai sore ini. Hal ini dikatakan usai melakukan tinjauan lokasi ke Kali Bekasi bersama BPLH Kota Bekasi, Selasa (03/01).

Menurutnya, permasalahan Kali Bekasi menimbulkan bau karena adanya sedimentasi yang naik sehingga aliran ke PDAM mengandung zat amoniak, cupri, dan menimbulkan bau anyir.

“Kami pastikan untuk hari ini, wilayah Pejuang, Pondok Ungu, dan Babelan bisa normal kembali. Mudah-mudahan sore ini beres, kami akan produksi besar-besar agar nantinya aliran ke warga kembali normal,” katanya.

Lanjut dia, saat ini air baku dari Kali Bekasi sudah dialihkan untuk dibuang ke hilir sampai ke Babelan. Sementara yang bermasalah sudah ditutup. Pihak PDAM TP menggunakan aliran air dari Tarum Barat yang sebelumnya sudah dibuatkan sifon di samping kantor Pengadilan Agama Jalan Kemakmuran Bekasi Selatan.

PDAM TP saat ini juga sudah bekerja sama dengan PJT 11, melakukan rekayasa air sehingga masalah aliran PDAM yang bau dan kecil dapat diatasi.

Pihak PJT sudah mengalirkan air sodetan dari sifon ke aliran utama air baku PDAM TP sebanyak 2,5-3 kubik per detik, sementara kebutuhan PDAM TP saat ini hanya 650 lt per detik.

“Saat ini kami ambil aliran air baku dari sodetan Tarum Barat dan yang dari Kali Bekasi kami buang dulu. Kami juga sudah kerja sama dengan PJT 11,” tutur Cecep.

Sementara itu, Kepala BPLH Kota Bekasi, Supandi Budiman, mengakui bahwa masih adanya pencemaran di daerah hulu memang rawan mengakibatkan pasokan air menjadi kotor dan bau.

“Makanya saya bersama dengan PDAM sudah melakukan rekayasa air agar pasokan air tidak mengambil dari Kali Bekasi. Tapi dari sodetan Tarum Barat yang sebelumnya dibuatkan sifon dari Kalimalang,” ucap Supandi.

Pihaknya memastikan saat ini pasokan air untuk PDAM sudah normal kembali. Sementara aliran di Kali Bekasi tidak difungsikan sebagai air baku untuk sementara sampai sedimen lumpur tidak naik ke permukaan. Salah satu caranya dengan mengalirkan air Kali Bekasi ke hilir sampai ke muara.

“Tinggal tunggu saja, mungkin ada pengurasan di tempat penampungan PDAM TP, paling sore sudah lancar lagi,” tutur dia.(Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini