KNPI Mengecam Keras Pelecehan Simbol Kota Bekasi yang Dilakukan Grand Kamala Lagoon

Sekuriti Grand Kamala Lagoon yang dianggap melecehkan Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu

BEKASI SELATAN – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bekasi, Benny Surya, sangat menyayangkan dan mengutuk keras insiden pengusiran kepala daerah yang dilakukan oleh oknum sekuriti Apartemen Grand Kamala Lagoon. Hal ini disampaikan saat dihubungi infobekasi.co.id, Rabu malam (04/01).

Menurutnya, wakil wali kota merupakan bagian dari tanggung jawabnya sekaligus simbol Kota Bekasi yang datang ke sana dengan niat yang baik dan tulus untuk melihat kejadian robohnya tangga darurat Grand Kamala Lagoon.

“KNPI Kota Bekasi mengutuk keras dan berharap kedepan tidak ada lagi pelecehan terhadap kepala daerah atas nama apapun. Kejadian ini sudah sangat membuat banyak pihak bereaksi dan sangat menjelekkan harga diri Pemerintahan Kota Bekasi dengan cara menghadang dan membentak Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu, yang hendak meninjau langsung lokasi kejadian ambruknya tangga darurat gedung Apartemen Grand Kamala Lagoon Bekasi,” ujar Benny.

Pihaknya juga mendesak Pemerintah Kota Bekasi untuk dapat segera melakukan peninjauan ulang terhadap perizinan pembangunan Apartemen Grand Kemala Lagoon menyusul insiden ambruknya tangga darurat mulai dari lantai tiga puluh tiga hingga basement, yang menyebabkan satu pekerja bangunan tertimbun, pada Rabu (04/01) pukul 01.00 WIB dini hari.

“Pada intinya, KNPI Kota Bekasi mendesak pemerintah agar kembali meninjau ulang perizinan pembangunan apartemen tersebut, lalu kemudian pihak manajemen segera meminta maaf kepada pak ustad (Ahmad Syaikhu -red) melalui media cetak, online, serta radio selama tiga hari berturut-turut, serta memecat oknum satpam tersebut,” tutur dia. (Sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini