BEKASI SELATAN – Mendekati bulan puasa, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi, mengakui bahwa harga jual daging sapi masih terpantau stabil.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Disperindag Kota Bekasi, Makbullah, meskipun bulan puasa masih dalam hitungan bulan, harga jual daging sapi lokal maupun daging sapi beku atau impor, hingga saat ini masih terpantau cukup stabil di pasar tradisional.
“Masih stabil harga jualnya,” kata Makbullah.
Ia juga mengatakan, untuk harga jual daging sapi lokal sendiri, memang masih terbilang cukup tinggi bila dibandingkan dengan harga jual daging sapi beku atau impor.
Sampai saat ini, untuk harga jual daging sapi lokal masih berada dikisaran harga Rp 110-120 ribu per kilogramnya, sedangkan harga jual daging sapi beku impor masih berada di angka Rp 80-90 ribu per kilogram.
“Untuk harga jualnya sendiri, para pedagang daging sapi melepasnya diharga Rp 110-120 ribu per kilogramnya untuk daging sapi lokal, dan Rp 80-90 ribu per kilogramnya untuk daging sapi beku atau impor,” imbuh dia kepada infobekasi.co.id, Jumat (28/04).
Untuk itu, dirinya berharap agar warga di Kota Bekasi tetap tenang menghadapi bulan puasa tahun 2017 ini. Selain tren harga naik setiap memasuki atau peringatan hari-hari besar di Indonesia, pihaknya juga sudah mengantisipasi lonjakan harga-harga kebutuhan pokok dengan mengadakan operasi pasar di sejumlah titik di Kota Bekasi.
“Jika pun naik, kami sudah mengantisipasinya dengan melakukan operasi pasar di sejumlah titik di Kota Bekasi,” katanya. (Apl)






























