APIC Dibentuk Untuk Membangun Smart City

Kota-kota di Indonesia tengah bekerja keras mewujudkan smart city. Ada beberapa syarat agar penerapan smart city bisa berjalan dengan baik dan tepat. Kolaborasi dari pemangku kepentingan dan bukan mengarah pada kompetisi adalah beberapa diantaranya.

“Untuk mewujudkan Indonesia Smart City, dibutuhkan suatu organisasi atau kolaborasi yang menghimpun berbagai stakeholder baik dari industri, pemerintah, pendidikan, komunitas maupun masyarakat yang melibatkan kota-kota di Indonesia,” kata Ketua Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas (APIC) Suhono Harso Supangkat, Kamis (9/4).

APIC dibentuk karena dirasa perlunya kehadiran organisasi atau kolaborasi yang menghimpun berbagai stakeholder baik dari industri, pemerintah, pendidikan, komunitas maupun masyarakat yang melibatkan kota-kota di Indonesia.

Pengimplementasian solusi cerdas dimulai dari penyelesaian masalah yang kecil, namun dilakukan secara tepat dan didukung oleh segenap stakeholder daerah. Solusi-solusi ini diimplementasikan secara startegis, bertahap dan berkesinambungan.

“Ini kita perlu dibuat peta jalan di tingkat Desa, Kabupaten, Kota, Provinsi maupun Nasional,”katanya.

Selain itu, pembangunan infrastruktur jaringan Informasi dan sektor kota yang efisien dan efektif melalui penggunaan berbagi infrastruktur merupakan syarat mutlak dalam mewujudkan program smart city.

Perlu adanya arahan pemerintah melalui regulasi kota, kabupaten, desa, provinsi cerdas perlu diperjelas melalui partisipasi para pemangku kepentingan. Sementara anggaran untuk pembangunan kota cerdas perlu disiapkan dengan baik oleh pemerintah dan swasta melalui regulasi yang jelas dan mudah dilaksanakan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini