DPMPTSP Sosialisasikan Simplikasi Perizinan ke Pengusaha

RAWALUMBU – Guna meningkatkan peluang investasi Kota Bekasi di tahun 2017, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) melakukan sosialisasi kebijakan penanaman modal dan simplikasi perizinan bersama para pengusaha, Rabu (10/5) di Hotel Merapi Merbabu.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan bahwa investasi sangatlah bernilai penting dan berpengaruh besar bagi pendapatan kas daerah Kota Bekasi mengingat Kota Bekasi bukan merupakan daerah Penghasil Sumber Daya Alam.

“Kita kan nggak punya SDA. Nah kita banyak di investasi dari hotel, resto, parkir, dan lainnya. Kan itu semua berpengaruh pada APBD kita jadi tinggi. Kalau itu tinggi kan peredaran uangnya tinggi, orangnya banyak, ekonomi bagus. Terus kan IPM nya kita juga terbaik kedua di jabar itu kan berkat uang pajak, uang retribusi. Kita kan hanya jual jasa perdagangan,” ujar pria yang akrab disapa Pepen ini disela acara.

Menurutnya, setiap orang yang ingin menanamkan modalnya di Kota Bekasi, haruslah mendapat kepastian dan perlindungan hukum.

“Makanya tadi kita harus berikan kepastian hukum dan perlindungan hukum. Orang mau bawa duit kok masa nggak diberi perlindungan hukum,” ucapnya.

Lebih lanjut ditemui dilokasi yang sama, Kepala DPMPTSP, Amit Riyadi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya kongkrit dalam peningkatan investasi melalui simplikasi yang dilandasi sesuai isi dari paket kebijakan ekonomi 12 oleh presiden Republik Indonesia.

“Artinya kan harus ada upaya langkah dengan adanya kemudahan perizinan. Peluangnya ya dengan simplikasi, jangan berbelit-belit bikin perizinannya. Itu upaya yang mau kita tempuh. Contoh yang syarat 5 kita pangkas jadi 3, yang waktunya 14 hari jadi lebih cepet. Ini tentu dalam rangka supaya orang mempercayai bahwa investasi di kota bekasi itu enak, mudah dan ada kepastian hukum,” paparnya. (sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini