BEKASI SELATAN – Guna mendukung kelancaran arus mudik lebaran 2017, Pemkot Bekasi Jawa melayangkan surat ke pengelola proyek Becakayu agar pekerjaan proyek tersebut dihentikan sementara.
“Kita sudah melayangkan surat, agar sekiranya pada H-10 pekerjaan bisa dihentikan sementara,” ungkap Tria Adhiyanto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi, Kamis (8/7) siang.
Dalam surat permintaan penghentian sementara proyek pengerjaan tol layang Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di sepanjang Jalan KH. Noer Ali dari Caman hingga Bekasi Selatan dihentikan agar para pemudik khususnya pengguna roda dua yang melintas di jalan tersebut bisa aman dan lancar.
Tri juga meminta agar kerusakan jalan akibat proyek segera diperbaiki. Sehingga jalur itu bisa lancar dan enak dilalui. Ruas jalan di wilayah tersebut diketahui banyak yang rusak akibat dilintasi alat berat proyek pembangunan tol Becakayu.
“Sampai H-10 kami pastikan jalur mudik sudah siap,” ungkapnya.
Pemkot Bekasi sendiri, telah mengalokasikan anggaran hingga Rp 10 miliar untuk perawatan semua jalan yang ada di Kota Bekasi, terutama jalur mudik menjadi fokus utama.






























