Halal Bi Halal, AMBI Inisiasi Pembentukan Koperasi

BEKASI SELATAN – Asosiasi Masyarakat Baja Indonesia (AMBI), Kamis (20/7) menginisiasi pembentukan Koperasi Masyarakat Baja dalam agenda Halal bi Halal yang dilakukan di Metsky Hotel Horison Bekasi bersama lebih dari 60 pimpinan perusahaan baja.

Wakil Ketua Umum AMBI, Singgih mengungkap inisiasi ini berangkat dari keperihatinan para pengusaha baja serta kontraktor untuk membangun kepercayaan.

“Sebenernya kita ini prihatin. Negara kita ini kan kepulauan terbesar dimana potensinya sangat besar. Untuk berfokus di baja kita semuanya ada, mulai dari material, tambang, pabrik kami pikir sudah cukup dan gede-gede, penggunanya pun canggih-canggih, cuma kenapa masih pada triak? Ini artinya kan masih ada yang keliru. Maka kita harus menginisiasi sesuatu yang membuat trustment itu terbentuk,” ujar Singgih kepada infobekasi.co.id.

Menurutnya, Ambi yang dalam hal ini tidak hanya berfungsi untuk mewadahi industri tapi juga pelaksana dalam jasa kontruksi seperti kontraktor,  perencana, bahkan sampai ke pihak-pihak terkait menyadari bahwa dalam industri baja berbentuk sistem mata rantai tidak memungkinkan untuk bekerja sendiri.

“Dalam agenda ini kita coba mendapatkan satu masukan-masukan positif yang mengarah pada bagaimana kita bisa hidup dan merdeka di negri sendiri. Karena dengan kita memperkuat industri baja maka negara itupun akan kuat. PR kita adalah bagaimana menyamakan persepsi antara kontraktor, produsen dan lainnya. Ini yg coba kita urai. Ada ide membangun koperasi masyarakat baja. Kita buat media yang bisa mengakomodir kepentingan-kepentingan secara keseluruhan sehingga manfaatnya dirasakan semua lapisan. Ini yang jadi target,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Compartmen Gapensi, Didi Aulia mengungkap bahwa dengan agenda Halal Bihalal ini juga memberikan manfaat yang sangat besar, bahwa ternyata permasalahan perihal baja ini ternyata tidak hanya dirasakan oleh pihak kontraktor, tapi juga produsen.

“Kita jadi tau bahwa ternyata temen-temen produsen juga bingung apa yang mesti dilakukan? Jadi ini bermanfaat sekali. Kami juga sadari bahwa memang kita butuh koperasi untuk mewadahi produsen supaya percaya bahwa barangnya pasti digunakan dikontraktor ini lho. Yang jamin koprasi kalau jelas bahwa pembayaran pasti diterima. Kalau tidak kita saling percaya, sudahlah, kita nggak bakal kuat,” ucap dia. (sel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini