Langgar Beban Muatan Di Tol Japek, Ratusan Kendaraan Ditilang

Kendaraan melebihi beban muatan ditilang petugas, Selasa (08/05).

BEKASI TIMUR- Ratusan kendaraan berat di ruas tol Jakarta-Cikampek (Japek) ditilang dalam operasi gabungan Jasa Marga, Patroli Jalan Raya (PJR) Mabes Polri dan Kementerian Perhubungan. Setidaknya 106 kendaraan berat yang mengarah ke Cikampek ini ditilang lantaran melanggar aturan beban kendaraan atau melebihi kapasitas (overload).

Kepala Humas Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek, Irwansyah mengatakan, seluruh kendaraan itu terjaring razia dalam operasi kendaraan muatan barang dari Senin dan Selasa (07-08/05). Pada Senin (07/05) keamrin, petugas menjaring 55 kendaraan, sedangkan Selasa (08/05) ini ada 51 kendaraan yang terjaring petugas.

“Muatan sumbu kendaraan tidak boleh melebihi batas 10 ton,” kata Irwansyah pada Selasa (08/05).

Menurut dia, dasar operasi ini mengacu pada UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 tahun 2005 tentang Jalan Tol. Bagi pengendara yang melanggar langsung dikenakan pindakan berupa tilang oleh kepolisian.

Selain menilang, pihaknya juga memasang stiker di pintu kiri truk sebagai peringatan kepada para pemilik kendaraan. Tulisan stiker itu adalah “Kendaraan Ini Overload dan Tidak Tertib Muatan”. “Kami berharap dengan pemasangan stiker ini bisa memberi pelajaran kepada para pemilik kendaraan agar mengikuti aturan berlaku,” kata dia.

Irwansyah menjelaskan, kendaraan muatan barang yang overload merupakan salah satu penyebab terbesar kerusakan konstruksi pada bagian jalan. Bahkan kendaraan overload cenderung memicu kemacetan karena lajunya cukup pelan di bawah kecepatan 50 kilometer per jam.

“Operasi ini dilakukan selama tiga hari dari Senin (07/05) sampai Rabu (09/05) besok, dengan menyasar truk yang berjalan lambat. Petugas akan mengecek beban muatan kendaraan menggunakan alat yang disediakan,” jelas dia.

Lebih lanjut, dia menegaskan, pengemudi truk dilarang melepas stiker yang dipasang petugas. Bila petugas mendapati pelanggaran serupa dengan jenis truk yang sama, maka bakal dikeluarkan lewat gerbang tol terdekat. “Tindakan tegas ini kita lakukan untuk kepentingan bersama,” tandas dia. (bams)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini