Warga Jatimulya Minta Lebar Jalan Alternatif ke Jembatan Dua 6 Meter

Infobekasi.co.id – Warga Kelurahan Jatimulya, Tambun Selatan yang wilayahnya terdampak rencana penutupan Jembatan Dua, meminta pengembang tidak membuat pekerjaan jalan alternatif sebelum disetujui warga.

“Hasil pertemuan ini akan kami sampaikan ke warga,” ujar Raban, tokoh masyarakat saat peninjauan lokasi jalan alternatif, di RW 08 Jatimulya, sisi Selatan Jembatan Dua, Kamis (17/09). Ikut menyaksikan Sekcam Tambun Selatan, Lurahan Jatimulya, sejumlah RW dan RT serta tokoh masyarakat.

PT Adhi Karya selaku pelaksana pembangunan Depo LRT, berencana akan membuat jalan tikungan dengan kemiringan 90 derajat sepanjang 7 meter dari arah jembatan sisi utara dan setelah membelok kanan akan ditempuh sepanjang 220 meter jalan selebar 5 meter.

Namun warga berharap tikungan ke kanan dibuat 9 meter dan lebar jalan minimal 6 meter, “Supaya kalau ada persimpangan degan kendaraan roda empat dapat dilalui,” kata Raban.

Warga juga meminta PT Adhi Karya meminta surat dari pemilik lahan, dalam hal ini PT Jasa Marga selaku pengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang lahannya akan dipakai untuk jalan alternatif.

Dari pertemuan itu warga juga berharap sebelum ada jalan baru, Jembatan Dua tidak ditutup dan masih dapat dilalui oleh warga baik dari sisi utara dan selatan Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Sementara itu Lurah Jatimulya, Charles Mardianus, mengatakan peninjauan lokasi itu dimaksudkan untuk memberi gambaran kepada warga, bagaimana pihak PT Adhi Karya menampung aspirasi warga soal rencana penutupan Jembatan Dua, yang lahannya terkena manuver jalan kereta.

Reporter: Saban

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini