Blusukan Petugas Perekam KTP Elektronik di Tambun

Infobekasi.co.id – Dua petugas pendataan dan perekaman Kartu Tanda Penduduk- elektronik (KTP-el) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bekasi dan seksi kependudukan Kecamatan Tambun Selatan, harus berjibaku masuk kampung keluar kampung, mencari para penyandang disabilitas yang belum merekam KTP-el.

Mereka selama beberapa hari mendatangi rumah warga yang memiliki anggota keluarga cacat, baik mental maupun fisik atau malah mereka yang sakit parah dan hanya bisa berbaring di tempat tidur, “Alhamdulillah semua yang tidak mungkin dibawa ke kecamatan maupun dinas dapat direkam di rumahnya,” ujar Wanda, petugas perekaman KTP-el Disdukcapil.

Hal serupa disampaikan Zeint Halimi, petugas kependudukan Kecamatan Tambun Selatan, dia harus masuk kamar dan menggotong alat serta mendudukan warga yang perlu difoto, “Macam-macam keluhan mereka dan semuanya mengaku tidak bisa jalan dan tidak berdaya. Namun mereka butuh identitas digital.

Beberapa warga menyambut baik kegiatan itu dan berharap ada lagi tahun depan karena beberapa warga yang memiliki keterbelakangan dan sulit dibawa, memasuki usia wajib KTP, “Setahun lagi di sini banyak warga yang menyandang disabilitas wajib KTP,” ujar Hasan Basri, Sekretaris Desa Tridayasakti, Tambun Selatan.

Di desa ini belasan warga disabilitas ‘digarap’ oleh mereka berdua dan tentu saja dengan posisi pemotretan yang sulit, “Saya harus bergaya seperti fotografer handal yang mengambil gambar sambil berdiri sementara objeknya tidur atau hanya bisa miring,” jelas Wanda.

Sedangkan Zeint Halimi, hanya sebagai penggerakan alat perekam seperti mendekatkan alat sidik jari dan iris mata serta tanda-tangan, “Lumayan juga lelahnya dan terbayar kalau bisa menyelesaikan dengan baik dan warga puas,” kata Zeint.

Reporter: Saban

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini