Infobekasi.co.id – Pemerintah Kota Bekasi mencatat kasus Covid 19 di wilayahnya sudah tembus 25.195. Demikian dilansir dari situs corona.bekasikota.go.id pada Senin (01/02).
Dalam situs itu, juga tercatat sebanyak 3.315 diantaranya kasus aktif yang tengah menjalani isolasi mandiri maupun perawatan di seluruh rumah sakit. Sementara itu, sebanyak 21.499 orang merupakan pasien dalam kategori sembuh, sedangkan sebanyak 381 orang diantaranya kasus meninggal dunia.
Berdasarkan catatan infobekasi.co.id, angka penyebaran Kasus Covid-19 tersebut mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Sebab selama sepekan terakhir yang terhitung dari Senin (25/01) kemarin angka penyebaaran Kasus Covid-19 baru mencapai sebanyak 21.080 Kasus. Artinya ada 4.115 temuan kasus baru.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan tingginya tingkat penyebaran Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, diantaranya karena pemerintah melakukan tes masif guna mentracking penularan Covid-19 di tengah masyarakat.
“Tingginya angka penyebaaran Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, hal itu disebabkan karena tracking Kasus Covid-19 yang kita lakukan dengan sedemikian masif,” ujar dia saat ditemui infobekasi.co.id di Stadion Patriot Chandrabaga, Senin (01/02) Pagi.
Ia menyebut, pemerintah daerah sudah menghabiskan 140.000 kit PCR. Menurut dia, jumlah itu sudah hampir lima persen dari populasi penduduk Kota Bekasi.
“Tapi bagaimana angka kematian rendah, kesembuhan tinggi, tentu tak bisa ideal karena kita belum punya penangkalnya untuk tidak ada penyebaaran Kasus Covid-19, sementara yang baru bisa kita lakukan adalah tracking,” tutupnya.
Kontributor: Denny Arya Putra






























