Pelajar Terlibat Tawuran di Kabupaten Bekasi Dibekuk, Pedang dan Celurit Disita

Infobekasi.co.id – Jajaran Polres Metro Bekasi menangkap sembilan pelajar dan dua remaja yang terlibat aksi tawuran di dua lokasi berbeda di wilayah hukum Kabupaten Bekasi. Dari tangan mereka, polisi mengamankan barang bukti senjata tajam.

Pelajar dan dua remaja yang diamankan ini berinisial AR (19), AH (18), AR (17), HM (16), MER (16), ABA (17), DF (17), DFS (17), DAK (16), SH (16) dan SK (15).

Dua kelompok pelajar ini sebelum ditangkap sempat terlibat tawuran di Jalan Raya Kampung Warung Bambu, Kecamatan Cibarusah pada Selasa (15/2). Berselang sehari, tawuran kembali dilakukan di Jalan Warung Belut, Kecamatan Serangbaru.

Sebelum tawuran, mereka terlebih dahulu membuat janji di media sosial. Dalam aksi tawuran, kedua kelompok pelajar ini membekali diri dengan senjata tajam.

Baca juga : Tawuran Marak di Bekasi, Begini Langkah Polisi

Seluruh pelaku tawuran ini ditangkap pada Senin (21/2) kemarin di kediamannya masing-masing. Pelaku tawuran ini merupakan pelajar dari dua sekolah yang berada di Kecamatan Serangbaru dan Cibarusah.

“Kita lakukan identifikasi dari baju yang mereka kenakan. Ada sebelas yang kami amankan, dua orang dewasa, sembilan lainya anak di bawah umur,” kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Gidion Arif Setyawan saat gelar perkara, Rabu (23/2).

Aksi tawuran dua kelompok pelajar ini sempat direkam oleh pelajar lain. Video tawuran ini pun viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Dari pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan barang bukti delapan senjata tajam seperti pedang, celurit dari berbagai ukuran hingga stik golf.

Seluruh pelaku tawuran ini kini mendekam di sel tahanan Polsek Serangbaru, Kabupaten Bekasi. Mereka disangkakan pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951 dengan hukuman setinggi-tingginya 10 tahun penjara.(kendra)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini